Daging RPH Makassar tak Higienis, Kok Bisa?

Pembubaran ini terjadi karena skema keuangan negara tak memungkinkan untuk mengucurkan dana ke RPH.

Daging RPH Makassar tak Higienis, Kok Bisa?
Darul/tribun-timur.com
Daging tidak layak 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Pemerintah Kota Makassar memastikan pembubaran Perusahaan Daerah Rumah Potong Hewan Makassar.

Pembubaran ini terjadi karena skema keuangan negara tak memungkinkan untuk mengucurkan dana ke RPH.

Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb menjelaskan, saat ini masih dalam pembahasan di DPRD Kota Makassar.

"Masih dalam pembahasan, kita tunggu respon dari dewan," katanya.

Sementara itu, Pengawas hygiene dan sanitasi Dinas Peternakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Drh Syahrini mengatakan, pemotongan hewan di RPH sangat tidak higienis.

"Sehingga, butuh kucuran dana yang besar. Tahun depan bakal ada kucuran dana dari pemerintah provinsi dan dari pemerintah kota sendiri," katanya.

Ia menjelaskan, tak ada standar operasional prosedur (SOP) yang jelas dalam mengolah daging di rumah potong hewan.

"Ini dagingnya sangat tidak higienis, ini kita awasi terus supaya masyarakat aman makan Coto dan Pallubasa," katanya. (*)

Fraksi Hanura Dukung Retribusi Parkir dan RPH Diambil Alih OPD Pemkot Makassar

DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menggelar rapat paripurna tentang pandangan fraksi atas penetapan Rancangan Peraturan Daerah Kota Makassar tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah No 13 Tahun 2011 tentang retribusi jasa utama di ruang rapat paripurna DPRD Kota Makassar, Jl AP Pettarani, Makassar, Sulsel, Senin (19/8/2018).

Halaman
12
Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved