Pendidikan Gowa Dikenalkan dalam Nominasi Ki Hadjar Dewantara 2019
Pendidikan Gowa Dikenalkan dalam Nominasi Ki Hadjar Dewantara 2019. Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan berhasil masuk ke tahap seleksi penganugerahan
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Suryana Anas
Pendidikan Gowa Dikenalkan dalam Nominasi Ki Hadjar Dewantara 2019
TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan berhasil masuk ke tahap seleksi penganugerahan penghargaan Ki Hadjar Dewantara 2019.
Penganugerahan itu nantinya diberikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi.
Hal ini terbukti dengan masuknya Kabupaten Gowa mengikuti workshop presentasi profil dan program daerah dalam sektor pendidikan.
Baca: Lowongan Kerja - PT Mitsubishi Motors Banyak Posisi, Lulusan S1, Cek Syarat & Link Daftar Online
Baca: KPK Sebut Fahri Hamzah PKS Sebar Hoax, Tanggapi Video di YouTube Deddy Corbuzier, Termasuk soal Gaji
Baca: Kata-kata Happy Hari Halloween 2019 Tanggal 31 Oktober, Maksud Trick or Treat hingga Tragedi
Presentasi ini dilakukan bersama 33 kabupaten/kota dan provinsi di Hotel Kristal, Jalan Terogong Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (28/10/2019).
Bupati Adnan melakukan presentasi didampingi Kepala Dinas Pendidikan Salam dan rombongan Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa.
Di depan tim penilai, Bupati Adnan mempresentasikan penggunaan teknologi dalam bidang pendidikan. Termasuk layanan pendidikan yang telah berbasis digital.
"Dalam presentasinya Bapak Bupati Adnan memaparkan sistem pelayanan pendidikan Gowa khususnya yang memanfaatkan kemajuan TIK," kata Kadis Pendidikan Gowa Salam, Kamis (31/10/2019).
Bupati Adnan juga mengungkapkan bagaimana komitmennya memberikan layanan pendidikan. Pertama, pada pemanfaatan teknologi melalui program Iman dan Taqwa (Imtaq) untuk kelas 1 dan 2.
Kedua, pada program Sistem Kelas Tuntas Berkelanjutan (SKTB). Dalam program ini Dinas Pendidikan telah menyiapkan modul digital.
Ketiga, dibentuknya Inovasi Manajemen bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Impian). Bentuknya berupa database administrasi daring untuk mendata para pengawas, guru, kepala sekolah dan staf.
Dari aplikasi tersebut menjadi penilaian tingkat pendidikan para pendidik dan tenaga kependidikan yang terdaftar, waktu pensiun hingga jumlah diklat yang berhasil diikuti.
Kemudian, keempat pada 2020 mendatang pihaknya akan dirilis teknologi baru yakni Sistem Informasi Kehadiran Anak (Sika) yang diberi nama A-Kio. Sistem ini akan mampu mengontrol bagaimana tingkat kehadiran anak di masing-masing kelas dan sekolah.
"Termasuk pula mempresentasikan berapa penggunaan anggaran dalam program-program yang dijalankan berbasis TIK ini," ujarnya.
Dalam penganugerahan Ki Hadjar 2019 ini Kabupaten Gowa menjadi satu-satunya Kabupaten/kota yang mewakili Provinsi Sulawesi Selatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/bupati-gowa-adnan-purichta-ichsan-mempresentasikan-program-pendidikan-kabupaten-gowa.jpg)