BREAKING NEWS: Persebaya Terancam WO, PT LIB Serahkan Keputusan ke PSSI
Surat tersebut terkait penyampaian status pertandingan Liga 1 2019 Persebaya vs PSM Makassar yang ditujukan kepada Manajemen Persebaya dan PSM
Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Imam Wahyudi
Kemudian opsi lain jika izin tidak keluar maka akan ditempuh 2 cara. Pertama pertandingan digelar tanpa penonton. Kedua pindah ke stadion yang sudah didaftar.
Terakhir, jika H-1 status pertandingan masih tidak jelas (izin belum jelas) dan sudah diselenggarakan MCM (dihadiri tim tamu), maka Match Commisioner akan mengambil alih, kemudian menyerahkan ke PSSI dengan kemungkinan keputusan tuan rumah kalah dinyatakan kalah 0-3.
Baca: Vanessa Angel Bertemu Aktor Senior Film Dewasa Kakek Sugiono di Jepang, Ini Syarat Tak Terduga!
Itu artinya, besar kemungkinan dipastikan Persebaya WO.
Dikonfirmasi prihal tersebut, Media Officer Persebaya Nanang Prianto belum juga membalas pesan sejak pukul 19.00 Wita.
Baca: Pandak Putra Juara Salassa Cup II, Begini Jalannya Pertandingan
Berikut 7 Poin Hasil Emergency Meeting di Bali
1. Kompetisi harus selesai (22/12/2019)
2. Mengenai jadwal pertandingan:
- Kepastian jadwal pertandingan sebelumnya H-7 disepakati jadi H-4.
- Tiap klub harus mendaftarkan 1 tempat/stadion di tempat lain, sebagai pengganti jika izin pertandingan tidak keluar.
- Opsi lain jika izin tidak keluar maka akan ditempuh 2 cara: (1) Pertandingan digelar tanpa penonton. (2) Pindah ke stadion yang sudah didaftar.
- Jika H-1 status pertandingan masih tidak jelas (izin belum jelas) dan sudah diselenggarakan MCM (dihadiri tim tamu) maka Match Commisioner akan mengambil alih, kemudian menyerahkan ke PSSI dengan kemungkinan keputusan tuan rumah kalah dinyatakan kalah 0-3.
3. Jadwal pertandingan tidak bisa diubah lagi.
4. Timnas Senior hanya bisa memanggil maksimal 2 pemain dari setiap klub Liga 1.
5. Timnas U23 diprioritaskan dan pemain yang membela Timnas U23 tidak bisa dipanggil pulang.
6. Kongres Luar Biasa (KLB) digelar (2/11/2019).
7. Kewajiban PSSI ke klub akan diselesaikan antara (20-31/10/2019).
Pelatih Asing Persebaya Pilih Mundur! Baru Sebulan Dampingi Irfan Jaya Cs
Persebaya Surabaya ‘kehilangan’ pelatih asing Wolfgang Pikal per 30 Oktober 2019 atau sehari pascakalah 2-3 dari PSS Sleman.
Setelah pertandingan, sejumlah pendukung Persebaya turun ke lapangan dan merusak beberapa fasilitas Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.
Baca: BREAKING NEWS: Persebaya Umumkan Tak Bisa Lawan PSM Makassar di Gelora Bung Tomo
Baca: Profil Kapolri Komjen Idham Azis, Foto Cantiknya Fitri Handari Sang istri, Kehebatan Anak, Masa Lalu
Baca: 3 Berkas Tersangka Dugaan Korupsi Paud Bone Dilimpahkan ke Kejari
Baca: Faisal Oddang dan Peradaban Manusia Bugis
Wolfgang Pikal menyatakan mundur dari kursi panas pelatih Persebaya Surabaya yang baru didudukinya kurang lebih sebulan.
Melalui akun Twitter resmi Persebaya, video pernyataan mundur pria kelahiran Australia ini diunggah Rabu (30/10) pada pukul 14.50 WIB.
”Saya mau bilang terima kasih untuk Persebaya, saya mau bilang terima kasih untuk manajemen Persebaya dan pemain Persebaya,” ujar Wolfgang Pikal seperti yang dikutip dalam video itu.
”Hari ini, 30 Oktober 2019, saya mundur sebagai pelatih kepala Persebaya.”
”Ini memang menjadi tanggung jawab pekerjaan sebagai head coach. Ini risiko dari pekerjaan dari pelatih,” tuturnya.
Pikal juga mengatakan, dia berharap Persebaya memiliki hal baik ke depan sepeninggalnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/info-teranyar-laga-pea.jpg)