Suku Bunga Acuan BI Turun, BI7DRR Menjadi 5 Persen

Kegiatan Komunikasi Hasil RDG Bank Indonesia ini menurunkan BI 7-Day Reserve Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 5 persen.

Suku Bunga Acuan BI Turun, BI7DRR Menjadi 5 Persen
sukmawati/tribun-timur.com
Kepala Grup Advisory dan Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan (Sulsel), Endang Kurnia Saputra 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Kepala Grup Advisory dan Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan (Sulsel), Endang Kurnia Saputra mengumumkan, hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG).

Berlangsung di ruang rapat lantai 4, Jl Jend Sudirman No 3, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (28/10/2019).

Kegiatan Komunikasi Hasil RDG Bank Indonesia ini menurunkan BI 7-Day Reserve Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 5 persen.

Perjuangan Kapus Liukang Tangayya Pangkep Tangani Ibu Hamil yang Melahirkan di Kapal Perintis

Ferdinand Idolakan Bambang Pamungkas, Kipuw Sanjung Ismed Sofyan

 Sidrap Terima Dua Penghargaan TPAKD dari OJK, Prestasinya?

Sedangkan suku bunga deposit facility sebesar 25 bpa menjadi 4,25 persen dan suku bunga lending facility sebesar 25 bps menjadi 5,75 persen.

Menurut Endang, kebijakan ini konsisten dengan perkiraan inflasi yang terkendali dan imbalan hasil investasi keuangan domestik tetap menarik.

"Turunnya acuan suka bunga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi domestik khususnya di Sulsel di tengah melambatnya ekonomi global," katanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan kebijakan ini didukung strategi operasi moneter yang diperkuat untuk menjaga kecukupan likuiditas.

Perjuangan Kapus Liukang Tangayya Pangkep Tangani Ibu Hamil yang Melahirkan di Kapal Perintis

Ferdinand Idolakan Bambang Pamungkas, Kipuw Sanjung Ismed Sofyan

 Sidrap Terima Dua Penghargaan TPAKD dari OJK, Prestasinya?

"BI akan mencermati perkembangan ekonomi domestik dan global dalam memanfaatkan kebijakan akomodotif agar inflasi tetap terkendali," jelasnya.

Ia pun berharap, koordinasi BI dengan pemerintah serta otoritas terkait dapat terus diperkuat demi stabilitas ekonomi.

"Semoga kebijakan ini dapat mendorong permintaan domestik serta meningkatkan ekspor pariwisata, misalnya rammang-rammang di Sulsel yang sangat potensial," harapnya.

"Begitupun dengan aliran modal asing, termasuk penanaman modal asing," tambahnya. (*)

Laporan Wartawan Tribun Timur @umh

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)
Penulis: Sukmawati Ibrahim
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved