Yasser Latief dkk Ramai-ramai Tinggalkan Pengembang Indonesia Sulsel, Gabung ke Apersi

"ita sudah berkali-kali sampaikan ke DPP PI supaya dilakukan penataan organisasi, pembentukan DPD di setiap provinsi, tapi tidak ditindaklanjuti,"

Yasser Latief dkk Ramai-ramai Tinggalkan Pengembang Indonesia Sulsel, Gabung ke Apersi
Dokumen PI Sulsel
Ketua Pengembang Indonesia (PI) Sulsel Yasser Latief memimpin rapat pleno di Kantor PI Sulsel, Komplek Lili, Panakukkang, Kota Makassar, Kamis (24/10/2019) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Pengembang Indonesia (PI) Sulawesi Selatan memutuskan untuk hijrah ke Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi).

Keputusan itu ditetapkan dalam rapat pleno pengurus yang dipimpin Ketua PI Sulsel Yasser Latief, Kamis (24/10/2019).

Rapat pleno berlangsung di Kantor PI Sulsel, Komplek Lili, Panakukkang, Kota Makassar,

Dihadiri antara lain Ketua Dewan Pertimbangan PI Sulsel Huswan Husain, Sulkifli Isjar (bendahara), H Darwis Daeng Nai (wakil ketua), Mansur Leo, H Irwan, dan sejumlah pengurus inti.

Melalui rilis yang diterima tribun-timur.com, Yasser mengatakan, keputusan hijrah ini mereka lakukan setelah berkomunikasi intens dengan DPP PI sejak Januari 2019

"Kita sudah berkali-kali sampaikan ke DPP PI supaya dilakukan penataan organisasi, pembentukan DPD di setiap provinsi, serta mengaktifkan pengurus yang vakum, tapi tidak ditindaklanjuti," kata Yasser Latief.

VIDEO: Gubernur Sulsel Sampaikan Selamat ke Syahrul YL Sebagai Mentan RI

Dipasarkan Bulan Depan, ini Kecanggihan Tiga Printer Terbaru Canon

Karena itu, tegasnya, Yasser dan rekannya memutuskan berhenti menjadi anggota PI.

“Sekaligus kita juga hijrah ke Apersi," tegas Ketua BPH Universitas Muhammafiyah Parepare itu.

Untuk diketahui, PI Sulsel awalnya hanya berjumlah 32 pengembang awal 2018 lalu.

Dalam tempo dua tahun, asosiasi yang sejak awal dipimpin Yasser Latief itu kini berjumlah 222 anggota.

Selain aktif membangun perumahan, PI Sulsel juga aktif dalam kegiatan sosial yang diberi nama PI Berbagi.

Antara lain terlibat membantu di bencana banjir Gowa, gempa dan tsunami Sulteng, dan setiap tahun menyumbangkan rumah tahfidz.

Menurut Yasser pihaknya sudah berkoordinasi dengan seluruh anggota dan sepakat semua pindah perahu.(*)

Penulis: Jumadi Mappanganro
Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved