CITIZEN REPORT

Peduli Hak Warganya yang Disabilitas, Desa Kambuno di Bulukumba Jadi Desa Inklusi

Laporan Asrul Sani, Pegawai BRSPDF Wirajaya Makassar. Melaporkan dari Kabupaten Bulukumba

Peduli Hak Warganya yang Disabilitas, Desa Kambuno di Bulukumba Jadi Desa Inklusi
Dokumen BRSPDF Wirajaya
Kepala BRSPDF Wirajaya Makassar Syaiful Samad berbicara pada Temu Stakeholder Program Desa Inklusi di Aula Kantor Desa Kambuno, Kabupaten Bulukumba, Kamis (24/10/2019) 

Asrul Sani
Pegawai BRSPDF Wirajaya Makassar
Melaporkan dari Kabupaten Bulukumba

Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik (BRSPDF) Wirajaya Makassar bekerjasama dengan Pergerakan Difabel Indonesia untuk Kesetaraan (Perdik) Sulawesi Selatan menggelar Temu Stakeholder Menuju Penguatan Desa Inklusi.

Berlangsung selama dua hari, 23-24 Oktober 2019.

Bertempat di Aula Kantor Desa Kambuno, Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan.

Temu Stakeholder ini bagian dari beberapa tahapan yang dipersiapkan untuk mewujudkan Program Desa Inklusi.

Kepala BRSPDF Wirajaya Syaiful Samad memaparkan, dipilihnya Kambuno sebagai lokus Desa Inklusi tentu tidak terlepas dari beberapa pertimbangan.

Di antaranya Syaiful melihat adanya keseriusan dan perhatian dari pemerintah desa setempat yang sangat peduli dalam memperjuangkan hak-hak dasar warganya yang mengalami disabilitas.

Kajati Sulbar Lantik Wakajati dan 13 Pejabat Asisten dan Koordinator

Pasca Lepas Jabatan Menpan RB, Komjen Pol Purn Syafruddin Rencana Begini

"Bentuk kepedulian Pak Desa Kambuno mesti direspon dan di-support agar apa yang menjadi impiannya dalam memperjuangkan kesetaraan bagi penyandang disabilitas bisa terwujud," kata Syaiful dalam sambutannya.

Syaiful juga menyampaikan bahwa mewujudkan Desa Inklusi tentu hal ini merupakan bentuk perhatian guna memberikan layanan rehabilitasi sosial yang dilaksanakan di luar balai, baik pada aspek pemberian terapi hingga family support.

Bahkan termasuk didalamnya adalah pemberian layanan dukungan teknis berupa penyusunan regulasi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dari kader-kader desa yang ada.

Kesemua komponen tersebut merupakan upaya untuk mewujudkan Program Rehabilitasi Sosial bagi Penyandang Disabilitas (Progres PD) yang dicetuskan Dirjen Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI.

Revans Atas Madura United, Darije: Pemain Bermain Disiplin

Anggaran Pilkada Pangkep Tak Cukup, Jenderal dari Jakarta Turun Tangan

Kegiatan Temu Stakeholder yang dilaksanakan ini merupakan tahapan lanjut, baik itu pendataan dan pemetaan terkait variabel pendukung yang dapat menunjang terwujudnya Desa Inklusi di Kambuno.

Kepala Desa Kambuno Syahrullah menyambut baik kegiatan ini.

Di hadapan Kepala Bidang Rehsos Dinas Sosial Kabupaten Bulukumba Andi Sudirman dan beberapa perangkat desa serta masyarakat penyandang disabilitas yang hadir pada kesempatan tersebut, Syahrullah memberi apresiasii.

Bahkan ia juga siap men-support terwujudnya desa inklusi di wilayah kerjanya. (*)

Penulis: CitizenReporter
Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved