Dajjal, Pelaku Pemarangan Warga Kapasa Biringkanayya Ditembak Dua Kali
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko yang dkonfirmasi awak tribun, membenarkan adanya penangkapan itu.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Otak pelaku penyerangan dan pemarangan warga Jl Kapasa Raya, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, akhirnya dibekuk polisi.
Ialah Firmansyah alias Dajjal (20), warga Jl Pasar Baru, Kecamatan Biringkanayya, Makassar.
Dajjal dibekuk tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Tamalanrea, bersama dua rekannya Muh Ikhsan alias Iccang (20) dan Fakhrul alias Wakwao (18), Minggu (20/10/2019) dini hari.
Baca: 7 Fakta Foto dan Video Viral di WhatsApp, 2 Pejabat Terekam Berzina, Nama Instansi, Nasib PNS Itu
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko yang dkonfirmasi awak tribun, membenarkan adanya penangkapan itu.
"Ini DPO kasus geng motor Minggu lalu di Biringkanaya, atas nama Firman alias Dajjal," kata Indratmoko.
Baca: Shamsi Ali dan Pj Wali Kota Makassar Bahas Pesantren Nusantara di Amerika Serikat
Dalam penangkapan itu, polisi mengahdiahi timah panas pada betis Dajjal.
"Saat pelaku hendak dinaikkan ke mobil, dia berontak dan berusaha melarikan diri sehingga ditembak dan mengenai betis kanan dan betis kirinya," ujar Indratmoko.
Dalam penangkapan itu, polisi mengamankan barang bukti dua anak panah, sebilah parang dan sebuah sepeda motor matic.
Polda Sulsel Ungkap Kelompok Geng Motor Penyerang Lima Warga di Biringkanaya
Ditreskrimum Polda Sulsel merilis anggota geng motor penyerangan kepada lima warga yang menjadi korbannya, di Mapolda, Jumat (11/10/2019) siang.
Rilis kasus ini oleh Kabid Humas Kombes Dicky Sondani, Direskrimum, Kombes Andi Indra dan Kasubdit VI, Kompol Supriyanto.
Luwu Utara Keciprat Bantuan Kapal Rakyat Seharga Rp 2,5 Miliar, Berkapasitas 40 Penumpang
Siapa Hanum Rais? Heboh di Media Sosial Hingga Trending Topik Twitter
Rentetan Musibah yang Dialami Wiranto Sebelum Ditusuk OTK, Ditinggal Cucu dan Putra Bungsunya
Kapal Ro-Ro Bakal Layani Rute Penyeberangan Danau Matano dan Towuti Luwu Timur
Pemkab Luwu Utara Tingkatkan Indeks SPBE 2019? Berikut Penjelasannya
Kata Kombes Dicky, tujuh pelaku tersebut diamankan di Jl Bakung, sekitar Asrama Haji Sudiang, Kamis (10/10/2019) malam.
"Ketujuh pelaku ini bukan kelompok begal, tapi tindakan para pelaku termaksud sadis karena menebas korbannya," kata Dicky.
Ketujuh pelaku ini, ditangkap karena telah lakukan pencurian dan kekerasan (Curas), serta melakukan tindak kekerasan berat.
Penangkapan tujuh pelaku ini berdasarkan Laporan Polisi (LP) nomor LP / 267 / X / 2019 / Tabes Mks / Sek Biring, 9 Oktober.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/otak-pelaku-penyerangan-dan-pemarangan-wargasa.jpg)