Liburan ke Penang, Jangan Lupa Berburu Mural Unik di George Town, Sangat Instagramable
Ada banyak tema mural disini. Seperti gambar orang yang saling mendorong, dua anak kecil sedang bermain ayunan, tokoh animasi sedang naik banana boat
Liburan ke Penang, Jangan Lupa Berburu Mural Unik di George Town
TRIBUN-TIMUR.COM, PENANG – Kalau Anda berkesempatan melancong ke Kota Penang Malaysia, jangan lupa singgah ke kawasan George Town.
Mata Anda akan dimanjakan seni lukisan mural di dinding-dinding gedung.
Baca: Suhu di Sulsel 38,2 Derajat Celcius, Waspada Kebakaran
Baca: Haru! Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Hormat ke Jokowi Dua Kali, Standing Ovation untuk Jusuf Kalla
Baca: 6 Fakta Istri Maruf Amin, Wury Estu Handayani: Terpaut Usia 31 Tahun, Istri dari Pernikahan Kedua
Baca: Asisten Pelatih PSM Ini Sebut Persija Sukses Manfaatkan Serangan Balik
Kendati bangunan disana dipadati gedung bertembok tua dan kumuh, tetapi kehadiran mural ini justru memperindah.
Sehingga sangat cocok untuk tempat wisata yang instagramable.
Tak heran banyak wisatawan lokal maupun mancanegara berburu mural sebagai sebuah kegiatan seru ketika berada di Penang.
Ibarat berburu “harta karun”, wisatawan dituntut mencari lukisan unik dan bagus yang tersembunyi di sudut kota.
Selanjutnya dijadikan background swafoto sendirian atau bersama teman.
Ada banyak tema mural disini. Seperti gambar orang yang saling mendorong, dua anak kecil sedang bermain ayunan, tokoh animasi sedang naik banana boat hingga yang paling terkenal yakni Little Children on a Bicycle atau anak kecil bersepeda.
Ada mural terlihat sangat nyata dengan properti yang melengkapi.
Contoh saja gambar Little Children on a Bicycle lengkap dengan sepeda asli.
Lalu ada pula ayunan serta motor asli ikut dipajang.
Seorang pengunjung asal Jakarta, Prie Maulidanti menuturkan bahwa menyusuri menyusuri George Town memiliki sensasi tersendiri.
Pemandangan bangunan tua dan mural menarik sungguh memanjakan mata dan membuat hati senang.
“Suasananya nyaman sekali. Dijamin tak membuat bosan karena banyak spot menarik untuk dikunjungi, “ ujar Danti - sapaan akrabnya.
Saking nyamannya hingga tak sadar bisa menghabiskan waktu berjam-jam di tempat ini.
“Apalagi kalau mengabadikan momen dengan gaya kocak dan kreatif, “ ia menambahkan.
Kelelahan jalan-jalan? Jangan khawatir karena disini banyak toko-toko milik warga setempat yang menjual makanan dan minuman, sehingga wisatawan tak perlu khawatir kehausan atau kelaparan.
Para pemilik toko juga menjual berbagai macam aksesoris menarik seperti gantungan kunci, topi, baju kaos hingga tas sebagai oleh-oleh.
Pipit Fara, wisatawan asal Indonesia lainnya juga mengaku senang dapat menyusuri jalan kawasan George Town.
Rasa lelah terbayarkan setelah menemukan mural unik dan instagramable.
“Menyenangkan sekali tentunya. Apalagi muralnya dilukis dengan cita rasa seni yang tinggi. Saya pikir inilah destinasi wisata khas di Kota Penang ini, “ ungkap Pipit. (*)
Tak Boleh Sembarangan Merokok
Bagi Anda yang gemar merokok, maka siap-siap saja harus ‘puasa’ mengisap rokok saat menyusuri kawasan mural disini.
Pemerintah Malaysia telah menetapkan aturan ketat tentang larangan merokok di tempat umum, terutama di rumah makan, kafe atau restoran.
Walau kawasan mural ini berada di tempat terbuka, Anda tetap tak boleh asal merokok.
Seorang pemilik toko aksesoris di George Town memberi peringatan kepada wisatawan supaya mengambil jarak kalau ingin merokok.
“Tolong jangan sembarangan merokok disini. Setiap hari banyak petugas berkeliling kota untuk mengawasi. Kalau Anda kedapatan melanggar, bisa dikenakan denda kurang lebih 500 ringgit (sekitar Rp 1,7 juta), “ ujar pemilik toko yang enggan menyebut namanya. (*)
Bisa Sewa Sepeda
Selain jalan kaki, cara lain yang bisa Anda gunakan untuk menyusuri kawasan ini yakni dengan bersepeda.
Banyak warga setempat membuka usaha tempat penyewaan sepeda berbagai model dan jumlah roda.
Roda dua hingga roda empat tersedia disini.
Anda bisa memilih tergantung kebutuhan, seperti roda dua untuk bersepeda sendiri atau berdua.
Sementara roda empat untuk kapasitas empat orang.
Biaya sewanya cukup terjangkau, 10 - 20 ringgit (sekitar Rp 30 - 60 ribu) per jam. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/mural-unik-di-george-town-penang.jpg)