Gara-gara Digugat Cerai, Suami Tikam Istrinya di Takalar

Perempuan itu berinisial HM (24), warga Linkungan Pattene, Kelurahan Pattene, Kecamatan Polsel, Kabupaten Takalar.

Gara-gara Digugat Cerai, Suami Tikam Istrinya di Takalar
polres takalar
Kondisi HM (24) ketika menjalani perawatan oleh tim medis Rumah Sakit Padjonga Dg Ngalih Kabupaten Takalar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR - Seorang perempuan dilaporkan menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Kabupaten Takalar.

Perempuan itu berinisial HM (24), warga Linkungan Pattene, Kelurahan Pattene, Kecamatan Polsel, Kabupaten Takalar.

HM ditikam oleh suaminya sendiri karena menggugat perceraian ke Pengadilan Negeri Agama Takalar.

Untungnya, nyawa HM masih sempat tertolong. Ia dilarikan ke rumah sakit oleh warga setempat guna mendapatkan pertolongan.

Kabar Baik untuk Jokowi dari Jenderal Wiranto Saya Mengawal 4 Presiden, Pak Jokowi Dengar Rakyat

Live Streaming MotoGP 2019 Jepang di Trans 7 Balapan Maju Lebih Cepat, Marquez Star No 1, Rossi?

Live Streaming Pelantikan Presiden Jokowi & RI2 KH Maruf, Daftar Kepala Negara Hadir & Bursa Menteri

"Iya betul. Pelaku aniaya istrinya menggunakan badik," kata Kanit PPA Polres Takalar, Aipda Suanto kepada Tribun Timur, Minggu (20/10/2019).

Kejadian ini dilaporkan terjadi pada Kamis 17 Oktober 2019 pagi pukul 07:00 Wita, tiga hari lalu.

Pelaku bernama Muh Basir Daeng Beta (30). Warga yang kesehariannya berprofesi sebagai petani.

Polisi mengungkapkan, korban dan pelaku masih berstatus sebagai pasangan suami istri yang sah hingga saat ini.

Namun, keduanya sudah tidak tinggal serumah atau pisah ranjang belakangan ini.

Istri tinggal di Linkungan Pattene Kelurahan Pattene, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar

Halaman
123
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved