Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Canangkan Program Wajo Mappaccing, Wakil Bupati Kesal

Program Pemerintah Kabupaten Wajo, melalui gerakan "Wajo Mapaccing" tak efektif, cuma sekadar semboyan angin lalu.

Tayang:
Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Imam Wahyudi
hardiansyah/tribunwajo.com
Wakil Bupati Wajo, Amran turun menunjau langsung lokasi yang dipenuhi sampah di Kelurahan Bulu Pabbulu, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Rabu (16/10/2019) sore. 

Seperti pertanian, perikanan, pertambangan, dan pariwisata yang menjanjikan.

Dalam sektor pertanian, Kabupaten Wajo adalah penghasil padi terbesar di Sulawesi Selatan, bahkan pernah tercatat sebagai penghasil padi kedua nasional.

Sementara dalam sektor perikanan, kita mempunyai Danau Tempe yang telah menjadi perhatian pemerintah pusat.

Selain itu, di wilayah timur Wajo memiliki laut sepanjang 103 kilometer.

"Kita sudah memproduksi rumput laut, kalau ini kita olah dari hulu sampai hilir, maka ini bisa menjadi sumber pendapatan berlimpah bagi masyarakat,” kata Amran.

Jemput SK, Kabiro Pemeritahan Pemprov Sulsel Tongkrongi Kantor Mendagri

Nurhasan Daftar di Partai Golkar Maros, Patarai Amir: Ini yang Kami Tunggu-tunggu

Ini Balasan Ustadz Abdul Somad (UAS) untuk Pembully dan Pembencinya

Dari sisi sumber daya alam, Kabupaten Wajo mempunyai gas alam yang sudah menyumbang kebutuhan kelistrikan dua propinsi (yaitu Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat) sampai seperempat kebutuhan.

Gas alam juga sudah dikembangkan city gas, dimana saluran gas sudah sampai ke rumah-rumah.

“Yang juga menjadi kebutuhan kami adalah dalam bidang tenun sutra. Para perajin sutra di Wajo yang berjumlah 13 ribu sangat tergantung bahan baku yang berasal dari Cina," katanya.

"Kalau saja Unhas bisa membantu kami untuk budidaya telur ulat sutra, maka kami sangat terbantu," tambahnya.

Setelah penandatanganan MoU, berlangsung diskusi singkat terkait rencana awal dari masing-masing disiplin ilmu dan keahlian yang ada di Unhas.

Antara lain kelautan dan perikanan, kedokteran, teknik, dan kedokteran gigi.

Pada kesempatan itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LP2M) Unhas, Prof Alimuddin Unde, mengusulkan agar segera diselenggarakan Loka Karya bersama.

“Kita bahas bersama apa yang menjadi kebutuhan Kabupaten Wajo dan apa saja yang bisa ditawarkan Unhas terkait keahlian yang ada,” tutup Prof Alimuddin.(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @piyann__

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved