Citizen Reporter

Kisah Tiffany, Aktivis Pecinta Hewan Rela Sisihkan Beasiswa untuk Operasi Kucing Jalanan

Kisah Tiffany, Aktivis Pecinta Hewan Rela Sisihkan Beasiswa untuk Operasi Kucing Jalanan

Kisah Tiffany, Aktivis Pecinta Hewan Rela Sisihkan Beasiswa untuk Operasi Kucing Jalanan
CITIZEN REPORTER
Nurhalisa S, Ilmu komunikasi 2017 UIN Alauddin Makassar 

Kisah Tiffany, Aktivis Pecinta Hewan Rela Sisihkan Beasiswa untuk Operasi Kucing Jalanan

Namanya Tiffany Maria Pasaka, perempuan kelahiran Toraja 24 tahun silam. Ia kini menempuh pendidikan akhir di salah satu universitas negeri yang ada di kota Makassar.

Ia terbilang cukup aktif diberbagai kegiatan kemanusiaan, beliau kerap kali menjadi relawan di daerah-daerah yang tengah didera bencana alam dan tak sedikit pula memberi kontribusi bagi penyelamatan lingkungan hidup.

Namun dibandingkan pengabdiannya pada kemanusian, saya jauh lebih tergugah akan kecintaannya pada binatang, khususnya pada anjing dan kucing jalanan.

Bisa dibilang ini adalah aktivis hewan yang kegiatan rutinnya memberi makan dan melakukan penyelamatan pada makhluk lucu tersebut. Baik yang terluka, kelaparan, mengalami kecelakaan maupun yang telah diterlantarkan oleh pemiliknya.

Saat saya tanya mengapa ia melakukan hal tersebut, dengan tenang beliau menjawab. “Saya hanya memposisikan diri saya sebagai mereka. Ketika kelaparan, terluka dan butuh kasih sayang, saya pikir kepedulian adalah yang terpenting.”

Dalam hati saya membenarkan hal tersebut, dan bertanya sedikit lebih jauh tentang asal muasal aktivitas rescue nya.

Tifanny—sapaan akrab perempuan ini—menuturkan, sebenarnya semua bermula saat beliau menemukan seekor kucing jalanan di depan rumah sang nenek. Kucing dengan tubuh ringkih, wajah kumal serta tatapan minta dikasihani adalah titik awal mengapa ia merelakan sebagian besar waktunya untuk menjadi seorang aktivis hewan jalanan pada tahun 2016 lalu.

Namun selayaknya manusia pada hakikatnya, sebaik apapun perbuatan yang kita lakukan pasti selalu saja ada sebagian kecil yang tak suka.

Tiffany pun merasakan hal yang demikian, orang-orang cendrung memandang perbuatannya sebagai sebuah kebaikan yang ‘sia-sia’, sebab terkadang hewan-hewan yang coba diselamatkannya tersebut sudah kritis dan diambang kematian.

Halaman
123
Penulis: CitizenReporter
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved