Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Bupati Gowa Jadikan UMKM Bangun Ekonomi Daerah

Adnan mengaku menerapkan hal itu dalam kebijakan pemerintahan di wilayah Kabupaten Gowa sejak 2016 hingga 2021 mendatang.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Syamsul Bahri
Humas Pemda Gowa
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan menghadiri kegiatan Berkah atau Belanja Dekat Rumah di Lapangan Taman Sultan Hasanuddin, Minggu (6/10/2019) pagi. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan menuturkan pemerintah daerah menjadikan sektor UMKM sebagai salah satu prioritas pembangunan.

Menurutnya, hal itu mesti dilakukan untuk mendorong pemerataan distribusi pendapatan di daerah, termasuk Kabupaten Gowa.

Hingga Hari Ini, Pangkep, Barru dan Selayar Belum Teken NPHD Pendaan Pilkada

Bangkitkan Semangat Berbagi, Makassar Digital Valley Gelar Donor Darah

Babak II Berlangsung, Live Streaming TV Online RCTI Timnas U23 vs Yordania CFA Football Tournament

Alasan Istri Eks Dandim Kendari Berani Nyinyirin Wiranto di Facebook, ini Latar Belakang Keluarganya

Lowongan Kerja PT Honda Prospect Motor Besar-besaran, Lulusan S1, Daftar Online di Link Resmi

Adnan mengaku menerapkan hal itu dalam kebijakan pemerintahan di wilayah Kabupaten Gowa sejak 2016 hingga 2021 mendatang.

Pembangunan ekonomi dinilai harus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pemerataan distribusi pendapatan.

Adnan ini menjadikan pembangunan ekonomi daerah dalam essai Program Pemantapan Pimpinan Daerah Angkatan (P3DA) X Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas).

Bupati Adnan yang juga salah satu peserta Lemhanas ini mewakili kelompok B dengan nomor urut 6.

Ia menjelaskan pengangkatan UMKM sebagai salah satu sektor prioritas pembangunan daerah di wilayah Kabupaten Gowa.

UMKM dinilai merupakan penopang perekonomian rakyat. Terbukti UMKM tahan terhadap krisis ekonomi pada 1998 lalu.

"Terlebih lagi karena sektor UMKM ini menyerap banyak tenaga kerja, baik di bidang perdagangan, jasa maupun produksi," kata Adnan, Minggu (13/10/2019).

Sebanyak 45 orang pengurus dan pengelola Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lingkup Kabupaten Gowa mengikuti Pelatihan Pengembangan dan Pengelolaan Permodalan Bagi Koperasi dan UMKM Gowa di Hotel Prima Makassar, Jumat (28/4/2017).
Sebanyak 45 orang pengurus dan pengelola Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lingkup Kabupaten Gowa mengikuti Pelatihan Pengembangan dan Pengelolaan Permodalan Bagi Koperasi dan UMKM Gowa di Hotel Prima Makassar, Jumat (28/4/2017). (HANDOVER)

Ia menyebutkan, jumlah UMKM di wilayah Kabupaten Gowa pada 2018 tercatat sekitar 7.000 pelaku UMKM.

Nilai ini merupakan potensi ekonomi yang besar untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.

Lanjutnya, Pemkab Gowa juga mengambil tanggung jawab yang penuh dalam meningkatkan potensi para pelaku UMKM-nya melalui pemberdayaan UMKM.

Salah satunya dengan meluncurkan program "Satu UMKM Unggulan di Desa/Kelurahan."

Melalui program tersebut Bupati Gowa berhasil menerima Piala Natamukti dari Menteri Koperasi dan UKM pada 2018 lalu.

Pemberdayaan kepada pelaku UMKM secara berkelanjutan ini akan sangat mendorong geliat pelaku UMKM-UMKM baru.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved