KTP Bongkar Hubungan Abu Rara & Fitri Andriana, Belum Menikah tapi Tinggal Bersama di Kontrakan
KTP Bongkar Hubungan Abu Rara & Fitri Andriana, Belum Menikah tapi Tinggal Bersama di Kontrakan
- KTP Bongkar Hubungan Abu Rara & Fitri Andriana, Belum Menikah tapi Tinggal Bersama di Kontrakan
TRIBUN-TIMUR.COM - Identitas pelaku penusukan terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto di Pandeglang, Banten diungkap polisi.
Pelaku penusukan Wiranto Syahril Alamsyah alias Abu Rara (51) dan Fitri Andriana (21) ditangkap di lokasi kejadian di Alun-alun Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Akibat kejadian tersebut, Wiranto mengalami luka tusuk di perut kiri dan harus mendapatkan perawatan medis.
Serangan yang dilakukan Abu Rara dan Fitri Andriani juga menyebabkan Kapolsek terluka di bagian pinggang.
Kedua pelaku sebelumnya disebut pasangan suami istri.
Namun, polisi masih melakukan penyelidikan terkait status Abu Rara dan Fitri Andriani.
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyebut keduanya belum menikah.
Baca: FAKTA Abu Rara Penusuk Wiranto, Bandar Togel, Sarjana Hukum yang Pernah Larikan Wanita Cantik
Terkait adanya kabar jika kedua pelaku adalah suami istri, Dedi Prasetyo mengaku masih mendalami.
"Kalau dilihat dari KTP-nya, yang perempuan itu belum menikah, nah yang laki-laki itu sudah cerai.
"Cuma mereka itu hidup bersama di kontrakan," ungkap Brigjen Pol Dedi Prasetyo
Baca: KABAR BURUK Hanus Rais, Setelah Sebut Penusukan Wiranto Setingan, Kini Harus Berurusan dengan Polisi
Dikutip dari Kompas.com, Fitri Andriana dan Abu Rara dikenal sebagai pasangan suami istri di Desa Kampung Sawah, Pandeglang, Banten.
Ketua RT setempat, Mulyadi, menyebut Abu Rara awalnya tinggal di Pandeglang bersama anak perempuannya sejak Februari 2019 lalu.
Baca: FAKTA Abu Rara Penusuk Wiranto, Bandar Togel, Sarjana Hukum yang Pernah Larikan Wanita Cantik
Mulyadi menjelaskan, saat pertama kali pindah ke Pandeglang, Abu Rara belum membawa istrinya.
Baru pada Agustus 2019, Abu Rara meminta izin untuk menikah di Bogor.
"Pas balik lagi kesini, dia sudah bawa istri yang memekai cadar," ujar Mulyadi.
Kepada warga Abu Rara mengaku sudah menikah.
Namun, fakta lain diungkap polisi soal status Abu Rara dan Fitri Andriani.
Informasi bahwa Abu Rara dan Fitri Andriani belum menikah diperkuat pernyataan Ketua RT setempat.
Menurut Saefudin, Ketua RT di Desa Sitanggal, Brebes, Jawa Tengah, Fitri Andriani belum menikah.
"Terakhir pulang pas lebaran kemarin. Kalau pulang jarang hubungan sama tetangga," terang Saefudin.
Saat pulang, Fitri Andriani kata Saefudin tidak membawa teman pria atau suami.
"Kan dia belum menikah," katanya.
Salami Wiranto
Pelaku penusukan Wiranto di alun-alun Menes, Pendeglang, Banten disebut-sebut sempat mau menyalami Menkopolhukam tersebut.
Hal ini membuat ajudan Wiranto dan polisi yang berada di lokasi kejadian tak menyadarinya.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, bahkan pelaku berpura-pura sebagai warga yang hendak bersalaman dengan pejabat agar bisa mendekat ke Wiranto.
"Ya pelaku mencoba bersalaman, seperti warga bertemu pejabat," ujar Brigjen Dedi Prasetyo saat konferensi pers di Gedung Humas Mabes Polri, Kamis siang.
Setelah berhasil mendekati Wiranto, pelaku laki-laki yang berinisial SA alias Abu Rara langsung mengeluarkan pisau kecil dan melayangkan tikaman ke perut Wiranto.
Baca: TERUNGKAP ini Profesi (Pekerjaan) Abu Rara Pelaku Penusukan Wiranto, Fitri Andriana Istri Kedua
Baca: DIREKAM & VIRAL Video Najwa Shihab Semprot Arteria Dahlan Saat Break Iklan Mata Najwa Tadi Malam
"Laki-laki membawa senjata tajam. Ini masih didalami, pisau atau gunting," ujar Dedi Presetyo.
Setelah ditusuk, Wiranto pun jatuh, nyaris tersungkur.
Dia terlihat memegang perut bagian bawah.
Personel pengamanan setempat langsung mengamankan pelaku yang diketahui berjumlah dua orang.
Satu pelaku lainnya adalah wanita berinisial FA.
Dalam insiden ini sendiri, terdapat tiga orang korban, yaitu Wiranto sendiri, Kapolsek setempat dan salah seorang ajudan Wiranto.
Identitas Pelaku
Satu pria yang diamankan terkait penyerangan Wiranto diduga terpapar paham radikal.
Hal itu diungkapkan langsung Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo.
Seperti diketahui bahwa dalam insiden penyerangan Wiranto itu dua orang berhasil diamankan.
"Sementara dugaan yang saya dapat Polda Banten, laki-laki diduga terpapar paham radikal," ujar Dedi Prasetyo seperti dilansir TribunnewsBogor.com dari Kompas TV.
Pihaknya pun kini sedang mendalami lebih lanjut terkait dugaan tersebut.
"Diduga pelaku atas nama SA terpapar oleh paham radikal ISIS nanti kita akan coba dalami apakan SA masih memiliki jaringan dengan JAD yang ada di Cirebon atau JAD lain yang ada di Sumatera," ungkapnya.
Untuk diketahui, kejadian itu dikabarkan terjadi di Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019).
Dikutip TribunnewsBogor.com dari Kompas TV, Wiranto diserang saat hendak pulang ke Jakarta.
Wiranto baru saja menghadiri acara peresmian Gedung Kuliah Bersama di Universitas Mathla'ul Anwar.
Dari video yang beredar, Wiranto yang tampak baru keluar dari mobil tiba-tiba saja diserang.
Seseorang tiba-tiba mendekat ke arah Wiranto sambil memegang sejata tajam.
Setelah penyerangan itu, Wiranto terluka dan langsung dilarikan ke RSUD Berkah Pandeglang Banten.
Selain Wiranto, seorang kapolsek juga dikabarkan terluka.
Berikut foto-foto Wiranto diserang orang tak dikenal
1. Wiranto tampak mencoba menghindar dari penyerangan

2. Wiranto berjabat tangan

3. Wiranto dilarikan ke rumah sakit

4. Seorang laki-laki membawa pisau

Kronologi
Berdasarkan informasi yang diterima TribunnewsBogor.com, insiden tersebut bermula ketika Wiranto tiba di Alun-alun Menes, Kabupaten Pandeglang, Banteng sekira pukul 08.57 WIB.
Saat itu, Wiranto langsung disambut oleh Kapolda Banten, Danrem 064/MY hingga Kapolres Pandeglang.
Kemudian sekira pukul 09.05 WIB, Wiranto menuju Kampus Universitas Mathlaul Anwar Banten, Kabupaten Pandeglang
Pukul 09.17 WIB, Wiranto tiba di Kampus Universitas Mathlaul Anwar Banten untuk menghadiri persemian gedung perkuliahan Universitas Mathlaul Anwar.
Baca: TERUNGKAP ini Profesi (Pekerjaan) Abu Rara Pelaku Penusukan Wiranto, Fitri Andriana Istri Kedua
Baca: DIREKAM & VIRAL Video Najwa Shihab Semprot Arteria Dahlan Saat Break Iklan Mata Najwa Tadi Malam
Setelahnya sekira pukul 10.47 WIB, Wiranto dan rombongan menuju Ruang transit di Gedung I Universitas Mathlaul Anwar untuk makan siang.
Kemudian pukul 11.30 WIB Menkopolhukam meninggalkan Unma Menuju Alun-alun menes.
Pukul 11.50 Wib tiba di Alun-alun Menes.
Saat itu, tiba-tiba saja seorang lelaki menerobos penjagaan dan menusuk Menkopolhukam hingga tersungkur.
Lelaki tersebut kini telah diamankan untuk dimintai keterangan.
Dalam insiden tersebut, Kapolsek Menes.
"Saat akan mengamankan pelaku, kapolsek tertusuk bagian belakang," ungkap Dedi.
Kondisi Terkini Wiranto
Wiranto mendapat dua luka tusuk oleh orang tak dikenal setelah meresmikan universitas baru di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019).
Direktur RSUD Berkah yang merawat Wiranto, dokter Firmansyah, menjelaskan, Wiranto mendapat dua luka tusuk dan cukup dalam.
Oleh karena itu, Wiranto akan dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto Jakarta.
Ia menjelaskan, ketika dibawa ke IGD RSUD Berkah, Wiranto dipangku oleh ajudan dan dalam kondisi sadar.
"Beliau mendapat dua luka di bawah perut dan ditangani RSUD dalam kondisi sadar," kata Firmansyah kepada Kompas TV.
Firmansyah mengatakan, pihaknya langsung melakukan tindakan medis.
Menurutnya, jika luka tusuk cukup dalam, tindakan yang harus dilakukan bisa berupa operasi.
Oleh karena itu, Wiranto harus dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto.(*).(TribunnewsBogor.com/Kompas.com).
Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Ngaku Suami-Istri, Polisi Ungkap Status Sebenarnya 2 Pelaku Penusukan Wiranto, KTP Jadi Bukti, https://bogor.tribunnews.com/2019/10/11/ngaku-suami-istri-polisi-ungkap-status-sebenarnya-2-pelaku-penusukan-wiranto-status-ktp-jadi-bukti?page=all.