Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

KABAR BURUK Hanum Rais, Setelah Sebut Penusukan Wiranto Setingan, Kini Harus Berurusan dengan Polisi

KABAR BURUK Hanum Rais, Setelah Sebut Penusukan Wiranto Setingan di Twitter, Kini Harus Berurusan dengan Polisi

Editor: Anita Kusuma Wardana

Cuitan itu pun seketika tersebar di platfrom dan menjadi viral di media sosial.

Namun, cuitan tersebut beberapa saat kemudian telah menghilang dari timeline akun @hanumrais.

Kemudian pada pukul 16.11 WIB, akun ini kembali memunculkan timeline sambil menampilkan screenshoot kicauannya, alasannya karena terhapus.

Melalui cuwitan berikutnya, Hanum mengaku cuitannya itu terhapus secara tak sengaja.

"Kehapus. Saya hanya menyampaikan betapa masy. skrg susah memahami mana yang harus dipercayai.

Dan itu sangat mengkhawatirkan," cuit akun @hanumrais.

Cuitan tersebut langsung disambar para warganet.

"Bukan, anda jelas sedang menuduh pak @wiranto1947 playing victim, bahwa insiden penusukan adalah settingan. Bahwa anda mengatakan publik bingung harus percaya yang mana, itu adalah penjelasan untuk "tak banyak yang menanggapi serius".

Cara anda menetralisir is a big failure," tulis akun @Uki23.

"“Kehapus” itu artinya tak sengaja dihapus. Kok bisa ya, cuitan kehapus. Hpnya kesenggol2 gitu ya?? Kebohongan yg satu digunakan untuk menutupi kebohongan yg lain," tulis akun @narkosun.

Kemudian, Hanum Rais kembali membuat cuitan. Menurutnya, ia mengungkapkan keprihatinan atas peristiwa yang ada.

"Mlihat komen online, Anda bisa mengecek juga,sy justru mengungkapkan keprihatinan mendalam karna masy.

seapatis itu dan setidakpeduli itu. Ditambah dgn media yg trs memberi info salah/gegabah.

Jelas kita menyesalkan yg tjd. And we’re in the same boat: fighting against violence!" tulisnya.

"Thread sy ttg keprihatinan sy memang sy mulai dgn tweet tsb.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved