Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Najwa Shihab Ragukan Komitmen Gerindra Lawan Koruptor: Debat Panas Najwa vs Gerindra Soal RUU KPK

Najwa Shihab Ragukan Komitmen Gerindra Lawan Koruptor: Debat Panas Najwa vs Gerindra Soal RUU KPK

Editor: Hasrul
Tribunnews.com
Najwa Shihab Ragukan Komitmen Gerindra Lawan Koruptor: Debat Panas Najwa vs Gerindra Soal RUU KPK 

TRIBUN-TIMUR.COM - Najwa Shihab Ragukan Komitmen Gerindra Lawan Koruptor: Debat Panas Najwa vs Gerindra Soal RUU KPK

Revisi Undang-undang atau RUU KUHP dan RUU KPK oleh anggota DPR RI membuat banyak masyarakat Indonesia resah.

Hal tersebut terlihat jelas melalui gelombang aksi penolakan yang dilakukan mahasiswa se-Indonesia bahkan melibatkan pelajar STM/SMK/SMA bebarapa waktu lalu.

Aksi penolakan terhadap RUU KUHP dan RUU KPK juga menjadi perbincangan hangat di media sosial mulai dari Facebook, Twitter hingga Instagram termasuk grup WhatsApp (WA).

Dibongkar Hotman Paris, inilah Pasal-pasal Aneh Dalam RUU KUHP & Pihak yang Paling Diuntungkan

Mahasiswa Demo Tolak RUU KPK, Kok 3 Politisi ini Malah Tak Setuju Jokowi Terbitkan Perppu KPK?

Tak Hadir Diundang Najwa Shihab ke Mata Najwa, Bambang Soesatyo Jadi Ketua MPR dengan Aset Wow

RUU KPK
RUU KPK (Wartakota/Henry Lopulalan)

Warganet pun kini ramai ikut berkomentar di akun Instagram Partai Gerindra.

Hal tersebut menyikapi video yang diunggah Selasa 8 Oktober 2019 lalu.

Pada video tersebut terdapat komentar hingga 900 lebih.

Bagaimana tidak, dalam unggahan video itu terdapat komentar Najwa Shihab.

Akun Instagram Najwa Shihab tampak beradu argumen dengan admin partai Gerindra.

Adu argumen keduanya pun menjadi pusat perhatian publik tentang UU KPK.

Video tersebut menampilkan cuplikan video dengan thumbnail Ketua Partai Nasdem, Surya Paloh.

Keterangan yang dituliskan juga menyinggung Presiden Jokowi.

"RUU KPK, Presiden @Jokowi Pilih Partai Pendukung Atau Rakyat?" tulis akun @gerindra.

Dibongkar Hotman Paris, inilah Pasal-pasal Aneh Dalam RUU KUHP & Pihak yang Paling Diuntungkan

Mahasiswa Demo Tolak RUU KPK, Kok 3 Politisi ini Malah Tak Setuju Jokowi Terbitkan Perppu KPK?

Tak Hadir Diundang Najwa Shihab ke Mata Najwa, Bambang Soesatyo Jadi Ketua MPR dengan Aset Wow

Melihat unggahan itu, Najwa Shihab pun dengan sigap memberikan komentarnya untuk mempertanyakan maksud 'rakyat' di keterangan video.

"Fraksi anda secara resmi setuju terhadap Revisi UU KPK. Kader anda Ketua Baleg yg memimpin pembahasan revisi UU secara kilat dan menolak masukan publik. Lalu publik/rakyat mana yang anda maksud? @gerindra," tanya Najwa Shihab dengan akun @najwashihab.

Komentar Najwa Shihab di akun Gerindra
Komentar Najwa Shihab di akun Gerindra (Instagram)

Dibongkar Hotman Paris, inilah Pasal-pasal Aneh Dalam RUU KUHP & Pihak yang Paling Diuntungkan

Mahasiswa Demo Tolak RUU KPK, Kok 3 Politisi ini Malah Tak Setuju Jokowi Terbitkan Perppu KPK?

Tak Hadir Diundang Najwa Shihab ke Mata Najwa, Bambang Soesatyo Jadi Ketua MPR dengan Aset Wow

Mengetahui komentar Najwa Shihab, Gerindra beralasan bahwa keputusan Baleg atas Revisi RUU KPK dibuat melalui musyawarah.

Lantas, karena Gerindra dan PKS kalah suara dibanding delapan fraksi lainnya yang setuju RUU KPK, maka revisi disahkan.

"Baik Kak @najwashihab, pengambilan keputusan Baleg Revisi RUU KPK adalah kolektif kolegial.

Anggota legislasi FPDIP 14 orang, Golkar 11 orang, Gerindra 9 orang, Nasdem 5 orang, PKB 6 orang, PPP 5 orang, dan PAN 5 orang.

Dalam hal ini Gerindra dan PKS menolak, namun karena mayoritas fraksi (8 dari 10) menyetujui, akhirnya Fraksi Gerindra harus menghormati keputusan mayoritas fraksi," jawab @gerindra.

Selain itu, Gerindra juga menjelaskan jika Presiden meminta DPR untuk melakukan revisi UU KPK.

"Presiden meminta DPR untuk melakukan revisi UU KPK, RUU KPK dirancang dan keluarlah ANPRES dari Presiden dan dibahaslah RUU ini.

Berjalannya waktu, Fraksi Gerindra dan PKS jelas menyatakan penolakan, tapi 8 fraksi lain menyetujui dan akhirnya disahkan dengan catatan-catatan yang telah fraksi ini berikan.

Salam Indonesia Raya," lanjutnya.

Balasan Gerindra untuk Najwa Shihab
Balasan Gerindra untuk Najwa Shihab (Instagram)

Dibongkar Hotman Paris, inilah Pasal-pasal Aneh Dalam RUU KUHP & Pihak yang Paling Diuntungkan

Mahasiswa Demo Tolak RUU KPK, Kok 3 Politisi ini Malah Tak Setuju Jokowi Terbitkan Perppu KPK?

Tak Hadir Diundang Najwa Shihab ke Mata Najwa, Bambang Soesatyo Jadi Ketua MPR dengan Aset Wow

Jawaban Gerindra itu rupanya tak memuaskan Najwa Shihab yang kembali menanyakan komitmen Gerindra menolak RUU KPK.

Najwa menggarisbawahi, penolakan Gerindra bukanlan pada RUU KPK melainkan pada pemilihan Dewan Pengawas KPK oleh presiden.

Bahkan, Najwa mengungkapkan jika hal itu disampaikan Supratman di sidang sidang paripurna dan Mata Najwa episode KPK.

"Fraksi Gerindra bukan menolak, tapi menyetujui Revisi UU KPK dengan catatan.

Gerindra tidak setuju Dewan Pengawas KPK ditunjuk Presiden, bukan tidak setuju soal Dewan Pengawas. Hanya satu itu saja.

Kewenangan Dewas memberikan izin penyadapan juga tidak dipersoalkan oleh Fraksi Gerindra.

Bisa disimak ulang pidato ketua fraksi anda yg membacakan sikap ini di sidang paripurna.

Sila tonton juga @matanajwa eps KPK, ada kader anda Supratman, Ketua Baleg yang juga menyampaikan hal ini," ungkap @najwashihab.

"Alasan terpaksa sepakat karena kalah suara menjadi aneh karena kalau memang menolak maka sikap fraksi seharusnya jelas seperti saat Fraksi Gerindra menolak dan walk out hingga kalah voting pada saat pengesahan UU Pemilu.

Salam Narasi TV," imbuhnya.

Balasan Najwa Shihab untuk Gerindra
Balasan Najwa Shihab untuk Gerindra (Instagram)

Dibongkar Hotman Paris, inilah Pasal-pasal Aneh Dalam RUU KUHP & Pihak yang Paling Diuntungkan

Mahasiswa Demo Tolak RUU KPK, Kok 3 Politisi ini Malah Tak Setuju Jokowi Terbitkan Perppu KPK?

Tak Hadir Diundang Najwa Shihab ke Mata Najwa, Bambang Soesatyo Jadi Ketua MPR dengan Aset Wow

Atas pernyataan Najwa Shihab, Gerindra menegaskan jika mereka selalu memperjuangkan aspirasi publik.

Namun, perjuangan tersebut berat karena memerlukan jumlah kursi yang banyak di DPR.

"Partai Gerindra selalu mendengarkan dan memperjuangkan aspirasi publik, tidak terkecuali publik yang bukan pemilih atau tidak memilih Partai Gerindra, termasuk aspirasi Mbak @najwashihab.

Apakah Mbak juga pernah menyampaikan aspirasi dan kekecewaan Mbak tersebut kepada partai, legislatif, dan pemimpin yang menjadi pilihan Mbak pada pemilu yang lalu?" tanya @gerindra.

"Untuk berjuang di parlemen membutuhkan jumlah suara (kursi) yang besar.

Pada periode lalu Partai Gerindra mempunyai 73 kursi dan saat ini naik menjadi 78 kursi, dengan jumlah tersebut sebuah perjuangan yang tidak mudah bagi Partai Gerindra untuk memperjuangkan aspirasi publik," sambungnya.

Komentar Najwa Shihab pun menduduki posisi teratas di unggahan @gerindra.

Balasan Gerindra untuk komentar Najwa Shihab
Balasan Gerindra untuk komentar Najwa Shihab (Instagram)

Dibongkar Hotman Paris, inilah Pasal-pasal Aneh Dalam RUU KUHP & Pihak yang Paling Diuntungkan

Mahasiswa Demo Tolak RUU KPK, Kok 3 Politisi ini Malah Tak Setuju Jokowi Terbitkan Perppu KPK?

Tak Hadir Diundang Najwa Shihab ke Mata Najwa, Bambang Soesatyo Jadi Ketua MPR dengan Aset Wow

Banyak sekali warganet yang juga ikut menimpali komentar  hingga 300 lebih komentar. (TribunNewsmkaer.com/Desi Kris)

Artikel ini telah tayang di Tribunnewsmaker.com dengan judul Debat Najwa Shihab vs Gerindra Soal RUU KPK, Poin Komitmen Lawan Koruptor Memanas

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved