Ketua Umum ADKASI Khawatir Rakyat Kecewa dengan Anggota DPRD Baru, Karena Faktor Ini!

"Makanya Anggota DPRD yang baru harus mengikuti orientasi sehingga memahami tugas-tugas kedewanan, karena bagaimanapun DPRD ini banyak tantangan, kare

Ketua Umum ADKASI Khawatir Rakyat Kecewa dengan Anggota DPRD Baru, Karena Faktor Ini!
Nurhadi/tribunsulbar.com
Ketua Umum ADKASI Lukman Said diwawancarai wartawan di sela-sela jam istirahat pembekalan Anggota DPRD di Grand Maleo Hotel Mamuju. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Ketua Umum Asosiasi DPRD Seluruh Indonesia (ADKASI) Lukman Said mengatakan, Anggota DPRD baru punya banyak tantangan. Sebab regulasi yang dibuat yang mengatur tentang kewenangan DPRD sangat jauh dari harapan.

Makanya, kata Lukman Anggota DPRD yang baru harus mengikuti orientasi sehingga memahami tugas-tugas kedewanan, karena bagaimanapun DPRD ini banyak tantangan, karena regulasi yang mengatur DPRD sangat jauh dari harapan.

Besok, Ada Pemadaman Listrik di Kecamatan Watang Sawitto Pinrang

Siap-Siap, Besok Ada Pemadaman Listrik di Pinrang, Sejumlah Wilayah Watang Sawitto Kena Imbas

Ratusan ASN Pemda Tana Toraja Diperiksa Diskrimus Polda Sulsel, Ada Apa?

Sebab Cita Citata Kena Semprot Yusuf Oeblet hingga Ngambek Ogah Tampil di Pekan Kebudayaan Nasional

Polytron Rilis Smart TV, Lengkap Siaran Liga Inggris dan EURO 2020 Melalui Mola TV

Selaku ketua Umum ADKASI, Lukman khawatir dan rakyat akan kecewa dengan kinerja Anggota DPRD. Utamanya yang baru akibat regulasi yang mengantur soal fungsi legislasi, budgeting dan pengawasan dibatasi.

" Soal anggaran, dalam Permendagri nomor 33 tentang pedoman penyusunan APBD. Itu ada kewenangan anggaran DPRD, tapi tidak bisa sepenuhnya ful memperjuangankan hak-hak rakyat. Itu karena bukan kekuatan sepenuhnya DPRD tapi bersama-sama Pemerintah Daerah," jelas Anggota DPRD Kabupaten Pasangkayu itu, Lukman Said kepada wartawan ditemui di pembekalan Anggota DPRD Periode 2019-2024 di Grand Maleo Hotel Mamuju, Selasa (8/10/2019).

"Contoh soal anggaran, itu akan diasistensi, kalau tidak sesuai menurut pemerintah daerah akan kembali lagi ke DPRD dan pembahasannya pasti mentok lagi,"sambung Lukman.

Oleh karena itu, Lukman menyampaikan kepada seluruh Anggota DPRD kabupaten, untuk lebih memahami fungsi-fungsi atau kewenangan anggota DPRD saat ini.

Ketua Umum ADKASI Lukman Said diwawancarai wartawan di sela-sela jam istirahat pembekalan Anggota DPRD di Grand Maleo Hotel Mamuju.
Ketua Umum ADKASI Lukman Said diwawancarai wartawan di sela-sela jam istirahat pembekalan Anggota DPRD di Grand Maleo Hotel Mamuju. (Nurhadi/tribunsulbar.com)

"Kalau incumben mungkin sudah memahami sedikit paham, tapi yang baru sementara di DPRD adalah kerja-kerja kolektif dan kolegial, bukan berdasarkan kemampuan individu untuk mengembang amanah rakyat,"kata dia.

Legislator PDI Perjuangan itu mengungkapkan, hasil penelitian 14 tahun ICW bahwa lembaga DPRD sangat terpuruk di mata publik.

"Oleh karena itu kami hadir sebagai Asosiasi Perkumpulan Anggota DPRD seluruh Indonesia, dan saya dikasi kesempatan Mendagri untuk keliling di republik ini membawakan materi setiap orientasi, saya hanya meminta tidak ada jalan lain kecuali DPRD kompak, karena bagaimanapun, dengan Undang-undang otonomi daerah hari ini, DPRD punya kewenangan mengintervensi kebijakan pusat,"tuturnya.(tribun-timur.com).

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @nurhadi5420

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved