KPU Klarifikasi ke DPP Gerindra-PDIP atas Pembatalan Pelantikan Novianus dan Misriani
Keduanya merupakan legislator terpilih pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 17 April 2019 lalu, tapi tidak ikut dilantik dan diambil sumpahnya bersama 83
Penulis: Hasan Basri | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan belum memutuskan nasib kedua legislator Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Sulsel, Novianus YL Patanduk dan Misriani Ilyas.
Keduanya merupakan legislator terpilih pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 17 April 2019 lalu.
Tapi tidak ikut dilantik dan diambil sumpahnya bersama 83 legislator periode 2019-2024 lainnya.
Suka Film Gelap Seperti Joker? Ini 5 Film Serupa, Bahas Tokoh Psikopat
Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara Terjaring OTT KPK, Ini Profilnya
Capaian Program Pansimas di Luwu Utara Sudah Capai 95,77 Persen
Penyebabnya karena pasca pelantikan 24 September 2019 lalu, surat dari PDIP maupun Gerindra ke KPU Sulsel yang berisi penggantian dua nama tersebut sebagai legislator.
Juga menetapkan anggota DPRD yang baru.
"Yang diusulkan oleh DPP (Dewan Pimpinan Pusat ) Gerindra Adam Muhammad, dan DPP PDIP Risfayanti Muin," kata Komisioner KPU Sulsel Asram Jaya kepada Tribun.
Risfayanti Muin diusulkan untuk menggantikan Novianus yang merupakan legislator DPRD Sulsel terpilih pada pemilihan legislatif (Pileg) 2019 lalu dari PDIP.
Pengganti Novianus merupakan Wakil Sekretaris DPD PDIP Sulsel.
Suka Film Gelap Seperti Joker? Ini 5 Film Serupa, Bahas Tokoh Psikopat
Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara Terjaring OTT KPK, Ini Profilnya
Capaian Program Pansimas di Luwu Utara Sudah Capai 95,77 Persen
pada pileg lalu Risfayanti Muin maju di Daerah Pemilihan (Dapil) II Sulsel meliputi Kecamatan Panakkukang, Manggala, Tamalate, dan Biringkanayya. Dengan meraih 4.305 suara.
Sementara Adam Muhammad diusulkan sebagai pengganti Misriani dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).
Pada Pileg 2019, Adam Muhammad mendapat tempat kedua dengan perolehan suara 9.599.
Ia kalah dengan Misriani Ilyas, yang mendapat dukungan 10.057 suara.
Meski telah menerima nama pengganti, namun KPU tidak serta merta langsung mengambil keputusan.
KPU harus melakukan klarifikasi, termasuk kepada kedua calon yang ingin diganti.
"Sementara masih proses. Klarifikasi ke DPP (DPP Gerindra dan PDIP) sudah kami lakukan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/novianus-yl-patanduk.jpg)