VIDEO; Kisah Pilu Pengungsi Wamena Asal Takalar, Selamat Setelah 6 Jam Sembunyi di Kandang Babi

Rahmatia tiba menggunakan pesawat milik TNI-AU jenis Hercules A-1305, Rabu (2/10/2019) siang kemarin.

TRIBUN-MAROS.COM, TURIKALE - Tercatat 426 pengungsi korban kerusuhan di Wamena, Papua, tiba di Lanud Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros dalam dua hari terakhir.

136 orang di antaranya, merupakan pengungsi asal Sulawesi Selatan (Sulsel).

Salah seorang pengungsi asal Sulsel yang tiba, yakni Rahmatia.

Nurdin Abdullah dan SYL Pamer Kemesraan di Kediaman Almarhum HZB Palaguna

Maba Kalla Business School Dipersiapkan Hadapi Era Revolusi Industri 4.0

Rumah Sakit Bakal Dibangun di Atue Luwu Timur Tahun 2020, Segini Anggarannya

Ia merupakan pengungsi asal Kabupaten Takalar.

Rahmatia tiba menggunakan pesawat milik TNI-AU jenis Hercules A-1305, Rabu (2/10/2019) siang kemarin.

Ia tiba bersama suaminya, Ruslan, dan seorang putrinya.

Rahmatia mengaku sangat bersyukur, bisa kembali ke kampung halamannya dengan selamat.

Meskipun, rumah, dua unit motor, dan harta bendanya di Wamena, sudah habis dibakar perusuh.

"Semua sudah habis, hanya baju dan celana yang melekat di badan, yang bisa kami selamatkan," kata Rahmatia, kepada tribun-maros.com.

Rahmatia mengaku, kerusuhan yang terjadi pada Senin (23/9/2019) lalu, sangat mengerikan.

Halaman
123
Penulis: Amiruddin
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved