Dua Kali Menang, Persipangkep Juara Grup A Liga 3 Sulsel
Ilham berharap dengan kemenangan ini Pemkab Pangkep memperhatikan nasib para pemain.
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali | Editor: Imam Wahyudi
"Khusus permasalahan Persijo seharusnya bisa ditangani via PSSI Jeneponto, melalui bantuan dana hibah tersebut," pungkasnya.
Sementara itu ketua 1 KONI Jeneponto yang juga anggota DPRD Awaluddin Sinring, mengaku pencairan dana hibah tahap pertama sudah habis.
"Seperti yang dikatakan tadi bahwa pencairan dana hibah tahap pertama sudah habis, dan kami tak tahu pasti kenapa ada kejadian seperti ini," kata Politis PAN itu.
Maba Kalla Business School Dipersiapkan Hadapi Era Revolusi Industri 4.0
Persijo Diterlantarkan di Pinrang, Begini Reaksi Legislator Gerindra Jeneponto
Sengketa Lahan PTPN XIV dan Warga Bikin Macet di Jl Poros Keera Wajo
"Seharusnya memang PSSI harus lebih aktif berkomunikasi dengan KONI, nanti PSSI membagi itu dana sesuai peruntukannya," pungkasnya.
Aktivis & Jurnalis Galang Dana
Kelompok jurnalis dan aktivis yang tergabung dalam aliansi peduli Persijo lakukan penggalangan dana, Rabu (2/10/2019) siang.
Hal ini dikarenakan tim kebanggan masyarakat Butta Turatea itu tak mendapat dana untuk bertanding di putaran kedua Liga 3 Sulsel 2019 di kabupaten Pinrang.
Mereka menggalang dana di kantor instansi swasta maupun di DPRD Jeneponto juga ada turun langsung kejalan.
Baca: TRIBUNWIKI: Apa Itu Gas Air Mata? Ini Kandungan di Dalamnya, Bahaya, dan Sejarah
Dari aksi solidaritas itu, mereka berhasil mengumpulkan dana Rp 1,2 juta dan langsung ditransfer ke pemain Persijo.
"Aksi kita ini wujud keprihatinan kita kepada tim Persijo yang tak dapat bantuan pemerintah, padahal mereka bertanding membawa nama baik Jeneponto," kata Syarif.
"Jika pemerintah Jeneponto tak perhatian dengan tim ini maka kami harus bergerak atas membantu mereka," pungkasnya.
Sementara itu, aktivis Jeneponto Yudistira melakukan aksi galang dana karena prihatin dengan para pemain yang membawa nama daerah namun makannya hanya indomi.
Baca: VIDEO: Suasana Rumah Duka Mantan Gubernur Sulsel HZB Palaguna
"Saya dapat WA dari pemain, gara-gara tak punya dana para pemain terpaksa makannya hanya indomi," kata pria yang akrab disapa Dudi.
"Ini kasian sekali, seharusnya pemain diberi makanan yang bergizi agar kuat bertanding mala ditelantarkan begitu," pungkasnya.
Diketahui, Klub kebanggaan masyarakat Butta Turatea Persijo Jeneponto ditahan imbang Persin Sinjai dalam putaran ke-2 liga tiga zona Sulsel.
Anak asuh Sahsir Farid bermain satu-satu di stadion Andi Mappe Kabupaten Pinrang.
Pemain Persijo Tanpa Uang Saku Main di Liga 3 Sulsel, Bupati Ungkap Ini, Hingga Tak Pernah Ada Komunikasi
TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Bupati Iksan Iskandar terkesan terkejut saat ditanya sikap Pemda yang dinilai tak perhatikan persepakbolaan di Jeneponto.
Bupati yang akrab disapa Kareng Ningra itu mengira tim yang pernah juara di Habibie Cup tahun 2005 itu sudah bubar.
"Saya kira sudah mati sudah Innalillah," kata Iksan dengan nada bercanda, Selasa (2/10/2019) kemarin
"Iya toh, karena tak pernah ada komunikasi dengan kita, siapa pengurusnya, siapa pengurusnya dia?," tegasnya.
Iksan Iskandar juga membantah pemain tak diberi fasilitas transportasi selama bertanding, karena pengurus tim tak minta ke bupati.
"Kalau bus ada 5 kita punya semua ada di Rujab kalau uang bensin adaji juga tapi siapa yang bawa kesana, tak komunikasi dengan kita,"
"Kemarin saja waktu anak-anak Jeneponto U-11 bermain di Semarang saya sendiri bawa kesana, dan ini seandainya saya tahu saya juga yang bawa kesana (Pinrang)," tutur ketua Golkar Jeneponto itu.
Sebelumnya, pemain Persijo Jeneponto keluhkan minimnya perhatian pemerintah.
Hal tersebut diungkapkan Kapten Tim Mustari melalui pesan whatsappnya, mengataka teman-temannya hanya dibawa ke Pinrang lalu ditinggalkan.
Tak ada uang saku maupun tempat tinggal buat pemain yang disediakan.
Bahkan untuk sampai ke stadion para pemain harus naik mobil bak terbuka atau pick up.
"Ini kita ke Pinrang tidak ada pengurus dengan menejer yang ikut, Baru tidak na kasiki uang makan, lalu kami mau makan apa?," katanya.
Mustari menambahkan awalnya mereka di janji oleh ketua Persijo Jeneponto Andi Sayyeb Mursalim untuk difasilitasi selama bertanding.
"Jadi susahki makan di sini, padahal cerita sebelumnya mau difasilitasi jaki makan dengan tempat tinggal, Ini saja tinggal di rumah warga, untung pemilik rumah baikji jadi na kasih makanki," jelasnya.
Putaran ke-2 Liga 3 Sulsel, Persijo Jeneponto vs Perspin Pinrang Berbagi Angka
Klub kebanggaan masyarakat Butta Turatea Persijo Jeneponto kembali menahan imbang tim tuan rumah dalam putaran ke-2 Liga 3 zona Sulsel.
Anak asuh pelatih Samsir Farid bermain dengan skor kaca mata atau 0-0 di stadion Andi Mappe Kabupaten Pinrang.
Hal tersebut diungkapkan salah seorang Pemain Persijo Muh Syahrul Mubarak melalui pesan whatsappnya.
"Kami kembali bermain imbang 0-0 lawan Pinrang, pertandingan yang luar buat tim kami dapat mengimbangi permainan tuan rumah," kata pria yang akrab disapa Dul melalui pesan itu, Kamis (3/10/2019) pagi.
Pada pertandingan berikutnya, Persijo Jeneponto bakal melawan Gaslut Masamba.
Pada laga sebelumnya klub kebanggaan masyarat Butta Turatea Kabupaten Jeneponto itu juga bermain imbang dengan tim Persin Sinjai 1-1.
Diketahui Tim Persijo Jeneponto berada di grup F liga tiga Sulsel putaran kedua bersama Perspin Pinrang, Persin Sinjai dan Gaslut Masamba.
Berikut 22 Pemain Persijo Jeneponto yang bertanding di Kabupaten Pinrang.
1. Nasrun
2. Awanda Altin
3. Muh Gaffar
4. Wawan Kuniawan
5. Dedy Rizaldi
6. Muh Salfa Fahrezi
7. Rahma Dhoni
8. Dandi R
9. Irfan
10. Andi
11. Muh Hamdi
12. Faizal
13. Agus Melas
14. Ilyas Adam
15. Awaluddin Nur
16. Ian nurwan Hidayat
17. Armin Munandar
18. Erwin Tri Saputra
19. Iin Putra Nurjaya Negara
20. Muh Syahrul Mubarak
21. Ahmad Rumadii
22. Farid
Pelatih: Samsir Farid
Persijo Jeneponto Ditahan Imbang Persin Sinjai
Klub kebanggaan masyarakat Butta Turatea Persijo Jeneponto ditahan imbang Persin Sinjai dalam putaran ke-2 liga tiga zona Sulsel.
Anak asuh Samsir Farid bermain satu-satu di stadion Andi Mappe Kabupaten Pinrang.
Hal tersebut diungkapkan salah seorang Pemain Persijo Muh Syahrul Mobarak.
"Kami bermain imbang 1-1 lawan Persin Sinjai berkat goal pemain Persijo atas nama Putra," kata pria yang akrab disapa Dul melalui pesan whatsappnya, Rabu (2/9/2019) pagi.
Hari ini, Persijo Jeneponto bakal kembali bertanding melawan tuang rumah Perspin Pinrang.
Pada laga sebelumnya Perspin Pinrang juga berhasil ditahan imbang oleh Gaslut Masamba.
Diketahui Tim Persijo Jeneponto berada di grup F liga tiga Sulsel putaran kedua bersama Perspin Pinrang, Persin Sinjai dan Gaslut Masamba.
Berikut 22 Pemain Persijo Jeneponto yang bertanding di Kabupaten Pinrang:
1. Nasrun
2. Awanda Altin
3. Muh Gaffar
4. Wawan Kuniawan
5. Dedy Rizaldi
6. Muh Salfa Fahrezi
7. Rahma Dhoni
8. Dandi R
9. Irfan
10. Andi
11. Muh Hamdi
12. Faizal
13. Agus Melas
14. Ilyas Adam
15. Awaluddin Nur
16. Ian nurwan Hidayat
17. Armin Munandar
18. Erwin Tri Saputra
19. Iin Putra Nurjaya Negara
20. Muh Syahrul Mubarak
21. Ahmad Rumadi
22. Farid
Pelatih Samsir Farid
Tak Dibekali Uang Saku
Tim kebanggaan masyarakat Jeneponto yakni Persijo berlaga di putaran kedua Liga 3 Sulsel di Kabupaten Pinrang.
Tim kebanggan masyarakat kabupaten yang berjuluk Butta Turatea itu berhasil ditahan imbang tim Persin Sinjai pada laga perdana.
Namun, minimnya perhatian pengurus klub Persijo dikeluhkan para pemain.
Baca: Gaslut Luwu Utara Tahan Imbang Tuan Rumah Perspin Pinrang
Kapten Tim, Mustari melalui pesan whatsappnya, mengataka teman-temannya hanya dibawa ke Pinrang lalu ditinggalkan.
Tak ada uang saku maupun tempat tinggal buat pemain yang disediakan.
Bahkan untuk sampai ke Stadion para pemain harus naik mobil bak terbuka atau pick up.
"Kemarin kami berangkat sekitar Pukul 05:00 wita sampai di Pinrang pukul 02.00 wita subuh," kata Dia.
Baca: Karier Politik Puan Maharani Tanpa Batu Kerikil, dari Ibu Rumah Tangga hingga Jadi Ketua DPR RI
"Ini kita ke Pinrang tidak ada pengurus dengan menejer yang ikut, juga tidak na kasiki uang makan, lalu kami mau makan apa?," tuturnya.
Mustari menambahkan awalnya mereka di janji oleh ketua Persijo Jeneponto Andi Sayyeb Mursalim untuk difasilitasi selama bertanding.
"Jadi susahki makan disini, padahal cerita sebelumnya kami akan difasilitasi makan dan tempat tinggal. Ini saja tinggal di rumah warga, beruntung pemilik rumah baikji jadi na kasih makanki," jelasnya.
Baca: Selama Oktober PSM Jalani 6 Laga, 2 Diantaranya Laga Tunda
Sementara itu pemain lainnya Muh Syahrul Mubarak yang melakukan aksi koin untuk Persijo mengataan dana yang terkumpul tak seberapa.
"Aksi kami yang kemarin tak seberapa tak cukup memenuhi kebutuhan kami," kata pria yang akrab disapa Dul.
Ketua Persijo Jeneponto Andi Sayyeb Mursalim belum dapat dikonformasi terkait kondisi yang dialami timnya ini.
Pemain Persijo Jeneponto Galang Dana
Pemain Persijo Jeneponto Muhammad Syahrul Mubarak menggalang dana untuk tim kebanggan masyarakat Jeneponto.
Pasalnya tim Persijo dinilai tak punya biaya untuk kembali berlaga di putaran ke 2 liga tiga Sulsel di Kabupaten Pinrang (1/10/2019) mendatang.
Aksi galang danapun Ia juga lakukan di media sosial facebook dengan mengusung tema koin for Persijo.
Baca: VIDEO: Ini Alasan Siswa Jeneponto Ikut Demo Bareng Mahasiswa Tolak RKUHP dan RUU KPK
Baca: VIDEO: Begini Aksi Kapolres Jeneponto Tenangkan Pengunjuk Rasa yang Mulai Anarkis
Baca: VIDEO: Intip Suasana Unjuk Rasa Tolak RKUHP dan Revisi UU KPK di Kantor DPRD Jeneponto
Saat dikonfirmasi pria yang akrab disapa Dul itu mengaku melakukan aksi ini karena tidak ada perhatian dari Askab maupun Pemda Jeneponto.
"Karena penjelasannya Askab PSSI Jeneponto tidak ada nggaran," kata Muhammad Syahrul Mubarak, Sabtu (28/9/2019) siang.
"Dia juga minta bantuan kesaya untuk saling membantu jalankan proposal. Makanya begitu caraku cari dana," jelasnya.
Pemain yang berposisi gelandang dengan bek kiri itu mengungkapkan rekan-rekannya tak mau berangkat jika tak punya dana
"Masalahnya pemain kodong banyak yang tidak mau berangkat kalau tidak ada dana," pungkasnya.
Dul menambahkan rencananya Persijo Jeneponto bakal melawan Pespin Pinrang, Gasluta Masamba dan Persin Sinjai di putaran kedua liga tiga Sulsel.
Sementara itu, ketua Persijo Jeneponto Andi Sayyed Mursalim belum mau memberi keterangan terkait timnya yang kekurangan dana. (TribunJeneponto.com)
Laporan Wartawan TribunJeneponto.com @ikbalnurlarim
Baca: Ternyata Kertas Cokelat Pembungkus Nasi Mengandung Racun, Diungkap Pakar, Efek Ditimbulkan
SSCASN BKN-LINK Resmi Pendaftaran CPNS 2019 Mulai November 2019, Pelajari Mekanisme Daftar di Sini
Mantan Gubernur Sulsel Zainal Basri Palaguna Wafat, Pernah Teteskan Air Mata untuk Presiden Jokowi
Hasil Undian French Open 2019, Indonesia Kirim 15 Wakil, 3 Ganda Putra Andalan Berebut Gelar Juara
Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
Baca: BLAK-BLAKAN Bebby Fey Ungkap Bagian Tubuh Atta Halillintar Paling Disukai, Melaney Ricardo Kaget
Baca: PDIP Ungkap Sebab Megawati Soekarnoputri Ibu Puan Maharani Buang Muka ke Surya Paloh, AHY Anak SBY
Baca: INFO Lowongan Kerja BUMN Telkomsel Trainee Program, Buruan Daftar Online Sebelum Tutup, Cek Syarat!
Baca: Mata Najwa Tadi Malam Siapa Zico Simanjuntak & Josua Collins Mahasiswa Gugat Masih Perlukah DPR?