Tertinggi Secara Nasional, Perkawinan Usia Anak di Sulbar Jadi Perhatian KAPAL Perempuan

Direktur Institut KAPAL Perempuan, Misiyah mengatakan, Provinsi Sulawesi Barat berada di urutan tertinggi tingkat nasional.

nurhadi/tribunmamuju.com
Dialog multipihak Yayasan Pengkajian Pemberdayaan Masyarakat (YKPM) dan Institut KAPAL Perempuan di ruangan Angrek Hotel Maleo Town Square Mamuju Jl Yos Sudarso, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Sulbar, Selasa (1/10/2019). 

Pada tahun 2018 lalu, Kemenag Enrekang mencatat ada 169 pasangan di bawah umur yang menikah.

Jumlah tersebut sekitar delapan persen dari angka total pernikahan yang berlangsung di Kabupaten Enrekang selama 2018 yang mencapai 1.916 pasang.

Malam Ini, Golkar Tetapkan Calon Ketua DPRD Luwu Utara

2 Tahun Sakit, Pasangan Kakek-Nenek di Bontoala Makassar Meninggal Selang 12 Jam

VIDEO: KPU Sulsel Evaluasi Fasilitas APK dan Bahan Kampanye Pemilu 2019

Hal tersebut disampaikan oleh Kasi Bimas Islam Kemenag Enrekang, Syawal Sitonda kepada TribunEnrekang.com, Senin (5/8/2019).

Menurutnya, dari total 169 pernikahan dini yang terjadi paling banyak di Kecamatan Maiwa mencapai 32 pasang dan Masalle 29 pasang.

Sementara Kecamatan paling sedikit melangsungkan pernikahan dini adalah Kecamtan Bungin 4 pasang dan Malua 5 pasang.

"Ini tergolong tinggi untuk wilayah kita, apalagi dengan melihat masyarakat Enrekang yang agamis," kata Syawal Sitonda.

Syawal menjelaskan, ada beberapa faktor sehingga pernikahan dini terjadi diantaranya adalah faktor budaya, ekonomi, Medsos dan pengawasan orangtua.

Malam Ini, Golkar Tetapkan Calon Ketua DPRD Luwu Utara

2 Tahun Sakit, Pasangan Kakek-Nenek di Bontoala Makassar Meninggal Selang 12 Jam

VIDEO: KPU Sulsel Evaluasi Fasilitas APK dan Bahan Kampanye Pemilu 2019

Olehnya itu, hal tersebut harus menjadi bahan perhatian semua kalangan, untuk bagaimana menekan fenomena tersebut.

Sudah ada beberapa langkah yang dilakukannya adalah seperti memberi bimbingan perkawinan dan bimbingan pencegahan kawin anak.

Selain itu, pihaknya juga memberikan bimbingan mandiri dan sosialisasi langsung ke masyarakat.

Halaman
1234
Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved