Berita Viral

Begini Nasib Polisi Penabrak Mahasiswa Makassar, Karier Kapolda Sulsel Taruhan Padahal Baru Dilantik

Begini Nasib Polisi Penabrak Mahasiswa Makassar, Karir Kapolda Sulsel Taruhan Padahal Baru Dilantik

Begini Nasib Polisi Penabrak Mahasiswa Makassar, Karier Kapolda Sulsel Taruhan Padahal Baru Dilantik
darul/tribun-timur.com
Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe, saat berkunjung ke kantor redaksi Tribun Timur Jl Cenderawasih Kota Makassar. 

Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bosowa, Ewaldo Aziz (22) mengungkapkan, sebelum peristiwa tersebut, Dicky sapaan Dicky Wahyudi sedang menuju ke halaman kampus, setelah berunjukrasa damai di depan DPRD Sulsel.

Bassitoayya Santap Makanan Jepang di Sushi Marru

Ambil Formulir di PAN, Mantan Sopir Bupati Ingin Maju Pilkada Luwu Utara

Ringankan Beban Masyarakat, Kodam Hasanuddin Gelar Baksos Peringati HUT ke-74 TNI

Namun, nahas, Dicky yang berada di barisan belakang belum sempat memasuki halaman kampus.

Ia pun tertahan di luar kampus saat terjadi lemparan dari arah Jl poros Urip Sumoharjo ke titik kumpul polisi,l di bawah Fly over.

"Sebelum bentrok itu terjadi, kita pulang dari DPRD sudah menujuk ke dalam halaman kampus. Tapi ini Dicky di belakang jadi dia masih berada di luar waktu bentrok terjadi," katanya.

Suasana pasca rusuh di kawasan Fly Over Makassar malam ini
Suasana pasca rusuh di kawasan Fly Over Makassar malam ini (saldy/tribun-timur.com)

"Ia (Dicky) sama kelompok massa lain pun dipukul mundur ke depan UMI, sampai depan kantor Gubernuran," ujar Ewaldo Aziz.

Saat di sekitar depan kantor Gubernur Sulsel, Dicky pun tertabrak oleh kendaraan taktis polisi.

"Di sekitar depan gubernuran itu semelam, dia  tertabrak. Itu juga dikuatkan dengan video yang tersebar di grup whatsApp teman-teman," ujarnya.

Akibat kejadian itu, kata Ewaldo, Dicky mengalami luka yang cukup serius.

Bassitoayya Santap Makanan Jepang di Sushi Marru

Ambil Formulir di PAN, Mantan Sopir Bupati Ingin Maju Pilkada Luwu Utara

Ringankan Beban Masyarakat, Kodam Hasanuddin Gelar Baksos Peringati HUT ke-74 TNI

"Yang luka itu, mata kanan bengkak, tulang rusuk bagian kanan remuk dan bagian wajah alami luka lecet," kata Ewaldo Azis.

Akibat luka yang dialami,  Dicky harus menjalani operasi.

Ia dioperasi beberapa saat setelah kejadian. Namun rencananya akan menjalani operasi kedua.

"Sudah operasi tadi malam waktu dibawa kesini. Tapi saya ketemu mamanya tadi, dia bilang mau dioperasi lagi untuk diangkat cairan gas air mata di paru-parunya," ujar Ewaldo.

Peristiwa tertabraknya Dicky oleh rantis polisi dikecam Ewaldo Aziz.

Menurutnya, penabrakan terhadap demonstran menggunakan kendaraan taktis tidak sepatutnya dilakukan pihak kepolisian dalam mengamankan jalannya unjukrasa.

"Kami dari BEM Fakultas Hukum, mengecam tindakan kepolisian khususnya Polda Sulsel terkait pengawalan aksi," katanya.

"Kepolisian sepatutnya hanya mengawal tentunya dengan SOP, bukan malah melakukan tindakan anarkis dengan menabrak rekan kami," tegasnya.

Ia pun berharap agar oknum polisi yang mengemudikan rantis saat melakukan penabrakan dapat diproses hukum.

"Kalau perlu dicopot," ujarnya.

Polisi bubarkan bentrok mahasiswa dan warga di depan kampus Unismuh, Jl Sultan Alauddin, Makassar, Rabu (25/09/2019) pukul 00.05 Wita.
Polisi bubarkan bentrok mahasiswa dan warga di depan kampus Unismuh, Jl Sultan Alauddin, Makassar, Rabu (25/09/2019) pukul 00.05 Wita. (muslimin emba/tribun-timur.com)

Terpisah, sepupu Dicky, Syarif (40) mewakili pihak keluarga menyayangkan aksi penabrakan mobil polisi terhadap korban.

Menurutnya, aksi itu tidak perlu dilakukan polisi.

"Mewakili pihak keluarga, kita tentu sayangkan kejadian ini. Mungkin harusnya polisi tidak sampai harus menabrakan ke Dicky," ujar Syarif.

Terlebih kata, Syarif, Dicky belum lama ini ditinggal ayahnya Tamsil, yang meninggal dunia pada April 2019 lalu.

Aksi demonstrasi di Makassar berunjuk bentrok, Jumat (27/9/2019) Malam.
Aksi demonstrasi di Makassar berunjuk bentrok, Jumat (27/9/2019) Malam. (alfian/tribun-timur.com)

"Belum lapami meninggal bapaknya (Tamsil) itu kasihan, baru anak satu-satunya. Makanya mamanya (Nurbaeti) kayak teruama sekali," ujarnya.

Syarif pun mengaku menyerahka sepenuhnya kasus itu ke kepolisian dan pihak kampus untuk mengambil sikap.

"Kalau bisa diproses juga itu yang menabrak. Kita serahkan juga kepada pihak kampusnya seperti apa kedepannya," kata Syarif.

Bassitoayya Santap Makanan Jepang di Sushi Marru

Ambil Formulir di PAN, Mantan Sopir Bupati Ingin Maju Pilkada Luwu Utara

Ringankan Beban Masyarakat, Kodam Hasanuddin Gelar Baksos Peringati HUT ke-74 TNI

Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe telah mengunjungi Dicky di ruang operasi. Hal itu dibenarkan Syarif.

Namun, ia mengaku tidak sempat bertemu lantaran saat tiba, sang kapolda telah pergi.

"Iya ada tadi katanya pak Kapolda, tapi ibunyaji yang ketemu. Saya baru datang," ungkap Syarif.

Sementara, Nurbaeti sang ibu, belum dapat ditemui lantaran ia masih terus mendampingi anaknya yang berada ruang operasi. (tribun-timur.com).

Laporan wartawan tribun-timur.com, Muslimin Emba.

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Sebagian Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ditabrak Mobil Taktis Polisi Saat Demo, Mahasiswa Makassar Langsung Dibawa ke Ruang Operasi, 

Editor: Mansur AM
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved