Usulkan Adi Ahsan Jadi Wakil Ketua DPRD Majene, Ini Harapan Sekretaris Golkar
Rekomendasi itu telah diserahkan oleh Sekretaris Partai Golkar Majene, Muhammad Irfan Syarif pada Sekretariat DPRD Majene.
Penulis: edyatma jawi | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE -- Partai Golkar memberikan rekomendasi pada Adi Ahsan sebagai Wakil Ketua DPRD Majene.
Rekomendasi itu telah diserahkan oleh Sekretaris Partai Golkar Majene, Muhammad Irfan Syarif pada Sekretariat DPRD Majene.
Unjuk Rasa di Kantor DPRD Enrekang, Ini 4 Poin Tuntutan Mahasiswa, Salah Satunya Tolak RUU KPK
Nasib Youtuber Atta Halilintar Kini, Bebby Fey Bongkar Sahabat Ria Ricis Pelaku Pelecehan, Buktinya
Waspada! Penipuan Kode Verifikasi Bikin Akunmu Dikuasai Orang Lain, Ini Modus dan Cara Mengenali
BREAKING NEWS, Puluhan Truk Antre Beli Solar di SPBU Pertamina Kalibone Pangkep
Pelebaran Jalan Menuju Pelabuhan Munte Luwu Utara Ditarget Rampung 2020
Adi Ahsan merupakan peraih suara terbanyak dari seluruh legislator terpilih saat Pemilu 2019. Mantan Ketua Komisi III DPRD Majene ini memperoleh 3.968 suara.
Sekretaris Golkar Majene, Muhammad Irfan Syarif berharap, Adi Ahsan mampu menyelesaikan sejumlah agenda strategis saat menjadi Wakil Ketua DPRD Majene nantinya.
Muhammad Irfan Syarif menitipkan delapan agenda prioritas yang perlu dikawal di DPRD.
Diantaranya terkait Participating Interest (PI) hasil migas Lerek-lerekan yang hingga kini belum tuntas.
Selain itu, Irfan Syarif meminta Adi Ahsan mengawal penuntasan jalan di Kecamatan Ulumanda.
"Juga diharapkan mampu menyelesaikan agenda strategis lainnya seperti layanan kesehatan, pengembangan pariwisata dan memajukan sektor rill yang berbasis kerakyatan," ujar Muhammad Irfan Syarif, Kamis (26/9/2019).
Tak kalah penting, lanju lt Irfan Syarif, persoalan pendidikan juga harus jadi agenda yang perlu diperjuangkan. Apalagi status Majene sebagai pusat layanan pendidikan di Sulbar.
Menurutnya, perlu diwujudkan pendidikan yang berkualitas mengedepankan iman taqwa (Imtaq) dan ilmu pengetahuan teknologi (Iptek). Tentunya berdasarkan nilai-nilai lokal kedaerahan.
Termasuk pula mengawal pengembangan kota dan desa yang kompetitif. Serta mengembangkan perusahaan daerah yang bermutu dan berdaya saing nasional. (Tribun Majene.com)
Kapolres Majene Cari Perusak Kantor DPRD Saat Unjuk Rasa AMMB
Kapolres Majene, AKBP Asri Effendy, menegaskan akan melakukan penegakan hukum terhadap pelaku pengrusakan kantor DPRD setempat.
Kantor DPRD Majene dihujani batu oleh sejumlah oknum saat Aliansi Mahasiswa Majene Bergerak melakukan demonstrasi, Rabu siang (25/9/2019).
Pintu kaca dan jendela di lantai satu hingga lantai dua pun pecah.
Baca: Aliansi Mahasiswa Majene Segel Kantor DPRD, Ini Tuntutan Pendemo
AKBP Asri Effendy menegaskan, polisi akan melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait insiden tersebut.
"Hasil penyidikan yang dilakukan penyidik kami di Polres akan kita simpulkan, apakah cukup alat bukti untuk dilakukan penindakan terhadap pelaku anarkis tadi yang menyebabkan insiden ini terjadi," jelas Asri Effendy.
Saat demonstrasi ribuan mahasiswa di depan kantor DPRD Majene, lanjut Kapolres, pihaknya telah melakukan pengamanan maksimal.
Baca: Legislator Sesalkan Pengrusakan Kantor DPRD Majene, Padahal Massa Dibukakan Ruang
200 lebih personel gabungan diterjunkan. Diantaranya personel Polres dan Polsek serta prajurit TNI Kodim 1401 Majene dan Koramil, Satuan Sabhara dan Brimob Polda Sulbar.
"SOP yang dilakukan juga lebih mengedepankan pendekatan persuasif, humanis kepada demonstran. Namun juga kita melakukan tindakan yang terukur," pungkasnya.
Baca: VIDEO: Aksi Mahasiswa di Kantor DPRD Majene Berlangsung Ricuh
BREAKING NEWS: Kantor DPRD Majene Dilempari Batu, Sejumlah Kaca Pecah
TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE -- Unjuk rasa mahasiswa di Kantor DPRD Majene berlangsung ricuh, Rabu (25/9/2019).
Sekolompok massa melempari Kantor DPRD Majene menggunakan batu. Kondisi ini membuat konsentrasi massa pecah.
Saudara Kandung Raja Mamuju Ancam Tutup Jalan Arteri, Ini Masalahnya
BMKG Prediksi Puncak Musim Hujan di Sulsel Terjadi di Januari 2020 di Wilayah Barat, di Timur Kapan?
Tunggu Basmin Mattayang, Pelantikan Kepala Sekolah di Luwu Molor
BREAKING NEWS: Mahasiswa Kepung Kantor DPRD Majene
7 Kontroversi Awkarin Selebgram Cantik, Mulai Minta Diperkosa, Pacar Bunuh Diri, Bagi Nasi saat Demo
Aksi lempar batu ini membuat kaca jendela di lantai satu hingga lantai dua pecah.
Kericuhan bermula saat massa membakar ban di halaman Kantor DPRD Majene.
Polisi lalu menembakkan gas air mata untuk memecah konsentrasi massa.
Beberapa saat berselang, lemparan batu mulai menghujani kantor dewan.
Massa akhirnya berhamburan. Begitupun Polisi berlarian menghindari lemparan batu.
Sementara sejumlah anggota dewan dan staf DPRD Majene dievakuasi ke tempat aman saat demonstrasi ricuh.
Kericuhan ini berlangsung beberapa menit. Hingga akhirnya kondisi kembali normal.
Mahasiswa pun melanjutkan unjuk rasa menuntut penolakan RUU, UU dan kebijakan pemerintah yang dinilai tidak pro rakyat. (Tribun Majene.com)
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Laporan Wartawan Tribun Timur, @edyatmajawi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/partai-golkar-majene-muhammad-irfan-syarif.jpg)