Sriwijaya Air Stop Operasi dan Tak Bisa Booking Tiket? Cek 5 Fakta, Mesin Dicabut dan Dirut Dicopot

Sriwijaya Air bangkrut atau stop operasional dan tak bisa booking tiket? Cek 5 fakta, dari mesin dicabut hingga direktur utama dicopot.

Sriwijaya Air Stop Operasi dan Tak Bisa Booking Tiket? Cek 5 Fakta, Mesin Dicabut dan Dirut Dicopot
KONTAN/BAIHAKI
Pesawat udara Sriwijaya Air. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Sriwijaya Air bangkrut atau stop operasional dan tak bisa booking tiket? Cek 5 fakta, dari mesin dicabut hingga direktur utama dicopot.

Kabar buruk datang dari maskapai Sriwijaya Air dan NAM Air.

Maskapai Sriwijaya Air dikabarkan akan menghentikan layanan reservasi tiketnya mulai 27 September 2019 hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Hal tersebut buntut dari dispute (perselisihan) Kerja Sama Manajemen (KSM) Garuda Indonesia Group dan Sriwijaya Air Group ( Sriwijaya Air dan NAM Air ).

Berdasarkan salinan e-mail yang didapat Kompas.com dari sumber internal Sriwijaya Air, maskapai tersebut telah memberikan pemberitahuan kepada karyawannya soal potensi pemberhentian operasi maskapai itu.

Dear team, guna menghindari dampak yang lebih besar terkait diberhentikannya dukungan maintenance dari GMF dan hasil audiensi dengan DKUPPU & DAU dimana terdapat potensi STOP OPERATION, maka agar dilakukan close reservation untuk DOT 27 September-UFN eff per hari ini,” demikian bunyi e-mail yang didapatkan Kompas.com, Kamis (26/9/2019).

Surat elektronik tersebut disebarkan pada Rabu (25/9/2019) lalu.

Kompas.com mencoba mengkonfirmasi hal tersebut kepada Direktur Operasi Sriwijaya Air Fadjar Semiarto.

Namun, Fadjar mengaku belum mengetahui kabar tersebut.

“Saya sedang dinas luar negeri. Saya belum update kondisi terakhir,” kata Fadjar.

Terkait dengan masalah mendera Sriwijaya Air Group, berikut 5 fakta terkait.

Halaman
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved