Diduga Korupsi, Konsultan Perencanaan Pasar Bonea Selayar Ditahan

Diduga Korupsi, Konsultan Perencanan Pasar Bonea Selayar Ditahan. Proses BAP berlangsung beberapa jam selanjutnya H ditahan di Rutan IIB Selayar.

Diduga Korupsi, Konsultan Perencanaan Pasar Bonea Selayar Ditahan
Juniardi
Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kepulauan Selayar melakukan BAP, terhadap tersangka H di Kantor Kejaksaan Negeri Kepulauan Selayar, Kecamatan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Rabu (25/9/2019). 

Diduga Korupsi, Konsultan Perencanan Pasar Bonea Selayar Ditahan

TRIBUNSELAYAR.COM,BENTENG - Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kepulauan Selayar melakukan BAP,  terhadap tersangka H di Kantor Kejaksaan Negeri Kepulauan Selayar, Kecamatan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan,  Rabu (25/9/2019).

Proses BAP berlangsung beberapa jam selanjutnya H ditahan di Rutan kelas IIB Selayar.

H merupakan konsultan perencanan pasar bonea Selayar.

Tersangka diduga melakukan tindak pidana korupsi pembangunan pasar bonea Kabupaten Kepulauan Selayar tahun anggaran 2015.

Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kepulauan Selayar melakukan BAP, terhadap tersangka H di Kantor Kejaksaan Negeri Kepulauan Selayar, Kecamatan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan,  Rabu (25/9/2019).
Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kepulauan Selayar melakukan BAP, terhadap tersangka H di Kantor Kejaksaan Negeri Kepulauan Selayar, Kecamatan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Rabu (25/9/2019). (Juniardi)

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Kepulauan Selayar Juniardi Windraswara, mengatakan bahwa  proyek tersebut dibangun dengan anggaran APBN sebesar Rp5 miliar yang dikelola oleh Dinas perindustrian, perdagangan, koperasi dan UKM Kabupaten Kepulauan Selayar.

Selain itu,  lanjut Juniardi, selain tersangka H, penyidik  juga telah menetapkan dua tersangka lainnya yaitu SAY dan R.

"Bahwa penyidik tindak pidana khusus Kejaksaan Negeri Kepulauan Selayar juga telah mendapatkan perhitungan kerugian keuangan negara, yang merupakan hasil perhitungan auditor BPKP perwakilan Sulawesi Selatan lebih kurang sebesar Rp450 juta,"tuturnya. 

Laporan Wartawan Tribunselayar.com, Nurwahidah @ nur_wahidah_saleh

 

Baca: VIDEO; Canda Wapres Jusuf Kalla dalam Bahasa Inggris, Saat Pidato 10 Menit Tanpa Tes

Baca: Panglima Marsekal TNI Hadi Tjahjanto Mutasi Puluhan Jenderal TNI AU, AD, AL, Daftar Lengkap Namanya

Baca: Resmi Pendaftaran CPNS Dibuka Oktober, Formasi Didominasi Guru & Tenaga Kesehatan, 5 Dokumen Wajib

Baca: Ini Pembelaan Kapolda Sulsel Terkait Anggota Polisi Masuk Masjid Pakai Sepatu, Salahkan Mahasiswa?

Baca: Duet Jusuf Kalla dan Puan Maharani dalam Sidang Umum PBB, Mereka Selalu Kompak Hadiri Agenda Sidang

Baca: SEDANG BERLNGSUNG 3 Link Live Streaming Mola TV Chelsea vs Grimsby Town di Carabao Cup, Akses via HP

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

 

Baca: Dulu Batal Tangani PSM, Kini Mantan Pelatih Timnas Minta Maaf ke Suporter Persebaya. Ada Apa?

Baca: Hindari Jalan Sultan Alauddin Makassar Besok Siang, Mahasiswa UINAM Unjuk Rasa Lagi

Baca: Menurut Hotman Paris Hutapea Ada Pasal dalam RUU KUHP Menguntungkan Gembong Narkoba

Baca: Warga Gowa Dianiaya Oknum Polisi, Sudah Dihajar Palu-palu Diminta Tak Melapor Lagi, Salah Sasaran?

Baca: Jadwal Liga 1 2019 Pekan 21 - Dibuka Persipura vs PSM, Big Match Persib vs Arema FC, Persija Lawan?

Penulis: Nurwahidah
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved