PESONA DESA
Peringati Hari Tani Nasional, Desa Batara Gelar Penyuluhan Tani
Pada tanggal 24 September tersebut dibuat satu kebijakan, Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) No.5 Tahun 1960, yang mengatur tentang hak-hak
Penulis: CitizenReporter | Editor: Sudirman
Citizen Reporter Nurul Izmi Wardani, Operator Desa Batara, Kecamatan Labakkang
Melaporkan dari Kabupaten Pangkep
PANGKEP - Hari Tani Nasional (HTN) diperingati setiap tanggal 24 September.
Pada tanggal 24 September tersebut dibuat satu kebijakan, Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) No.5 Tahun 1960, yang mengatur tentang hak-hak dan kewajiban kaum tani, mengatur hak atas tanah, hak atas sumber-sumber agraria untuk dikelola dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran petani dan bangsa.
Inilah Sederet Tokoh Hadiri Pelantikan Legislator Sulsel
Mahasiswa UMI Mulai Blokade Jl Urip Sumoharjo
Maka dari itu, Pemerintah Desa Batara bersama Mahasiswa KKN Universitas Islam Makassar (UIM) angkatan XIX, berupaya mengadakan penyuluhan tani pada hari ini (24/9) di Halaman Depan Kantor Desa Batara, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Penyuluhan ini dimulai jam 09.00 yang diawali dengan Tari Paduppa, Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an, Shalawat Badar, menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian kegiatan ini dibuka langsung secara resmi oleh Kepala Desa Batara.
Penyluhan ini dihadiri oleh Masyarakat Tani Se-Desa Batara.
Selain itu, Perwakilan dari Kecamatan Labakkang, Dinas Pertanian Kab. Pangkep, Kepala BPP Kec. Labakkang, Badan Pemerintahan Daerah Pangkep, serta Bhabinkamtibnas Batara juga turut diundang untuk menghadiri penyuluhan ini.
Dalam penyuluhan ini, dibahas mengenai Pembuatan Pupuk Kompos Organik.
Pupuk ini memiliki banyak kelebihan, selain tidak butuh banyak modal, pupuk ini juga memiliki unsur hara, juga memiliki kemampuan untuk memperbaiki dan menjaga struktur tanah.
selain itu juga tidak merusak lingkungan sekitar, karena tidak mengandung unsur yang berbahaya, jelas Iswan, selaku moderator pemateri.
Seperti yang kita ketahui Indonesia adalah negara agraris nan subur.
Dimana sebagian besar rakyatnya hidup turun temurun sebagai petani. Termasuk di Desa Batara, Penduduknya mayoritas bermata pencaharian Petani.
Di hari tani ini, kita berharap kedepannya Petani di Indonesia khususnya di Desa Batara memperoleh Hasil Tani yang Baik dan Berkualitas.
Selain itu juga diharapkan semoga kita makin sadar dan peduli serta menghargai Petani.
Sebab Petani ditempatkan memiliki posisi mulia yang dengan sukarela bertanggung jawab memberi makan penduduk Indonesia, disamping masih harus memenuhi kebutuhan untuk diri sendiri dan keluarganya.
Muh Faithul Rahman, Koordinator Desa Batara KKN DSM UIM XIX yang juga selaku ketua pelaksana kegiatan ini, mengucapkan "Selamat Hari Tani Nasional 2019, semoga kesejahteraan petani di Nusantara kian membaik"
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/desa-batara-gelar-penyuluhan-tani.jpg)