Parlemen Jalanan, Mahasiswa di Majene Akan Boikot Perkuliahan

Parlemen Jalanan, Mahasiswa di Majene Akan Boikot Perkuliahan. Aksi penolakan kebijakan yang dinilai tidak pro rakyat terjadi di berbagai daerah

Parlemen Jalanan, Mahasiswa di Majene Akan Boikot Perkuliahan
TRIBUN TIMUR/EDYATMA JAWI
Aksi mahasiswa di depan Rektorat Unsulbar, September 2018 lalu. 

Parlemen Jalanan, Mahasiswa di Majene Akan Boikot Perkuliahan

TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE -- Aksi penolakan sejumlah kebijakan, UU dan RUU yang dinilai tidak pro rakyat terjadi di berbagai daerah.

Mahasiswa bergerak turun ke jalan dan menggeruduk kantor pemerintah. Seperti terjadi di Ibukota Jakarta dan Makassar, Sulawesi Selatan.

Mahasiswa di Majene juga mulai membangun kekuatan untuk menggelar parlemen jalanan.

Baca: GMNI Majene Gelorakan Nasional di Kalangan Pelajar

Baca: Peringati Hari Puisi, Teater Pasak Ingin Bumikan Sastra di Majene

Baca: Dua Politisi Ini Didorong Berpasangan di Pilkada Majene 2020

Seruan aksi besar-besaran itu berhembus di kalangan mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar).

Ajakan untuk mengosongkan ruang perkuliahan dan turun ke jalan itu tersebar di berbagai media sosial.

Mahasiswa Unsulbar, Alfarhat Pratama menjelaskan, seruan aksi itu diinisiasi Front Perjuangan Pemuda Indonesia (FPPI) Majene.

FPPI ingin menghimpun seluruh mahasiswa Unsulbar untuk aksi menolak kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat.

Rencananya akan dilaksanakan konsolidasi akbar sebelum aksi massa, Selasa malam (24/9/2019).

"Nanti malam kita akan konsolidasi," ujar Farhat, Selasa (24/9/2019).

Halaman
1234
Penulis: edyatma jawi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved