Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kabar Duka dari Dunia Keuangan Indonesia, Arifin Siregar Meninggal Dunia, Ini Profilnya

Ketika dikonfirmasi, Kepala Departemen Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko membenarkan hal tersebut.

Tayang:
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Ina Maharani
YOUTUBE.COM/ISLSMU
Arifin Siregar Meninggal Dunia 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Kabar duka datang dari Bank Indonesia.

Arifin Mohamad Siregar yang merupakan Gubernur Bank Indonesia (BI) tutup usia.

Ia meninggal dunia pada usia 85 tahun.

Dilansir dari Kompas.com, Arifin yang menjabat sebagai Gubernur BI periode 1983-1988 tutup usia pada Senin (23/9/2019) di Rumah Sakit Medistra, Jakarta.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Departemen Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko membenarkan hal tersebut.

"Kabar tersebut benar, beliau mantan Gubernur BI, 1983-1988," ujar Onny ketika dihubungi Kompas.com, Senin (24/9/2019).

Adapun berdasarkan kabar duka yang diterima via layanan pesan singkat Whatsapp, almarhum akan dimakamkan di San Diego Hills, Selasa (24 /9/ 2019) besok.

Sebelumnya, jenazah disemayamkan di Rumah duka Jalan Pejaten Barat II No. 5.

Profil

Lahir di Medan, Sumatra Utara, 11 Februari 1934, Arifin Siregar adalah salah satu tokoh politik Indonesia, mantan menteri, dan juga Gubernur Bank Indonesia.

Setelah usai menjabat posisi Gubernur BI, Arifin kemudian ditunjuk oleh Presiden Suharto sebagai Menteri Perdagangan dari 1988-1993.

Selain berkiprah sebagai Gubernur BI dan Menteri Perdagangan, Arifin juga pernah menempuh jalur karir di IMF, IDB, serta menjabat sebagai Duta Besar untuk Indonesia di Amerika Serikat.

Luncurkan Buku Aneka Zaman Dalam Renungan

Di penghujung 2017, Dr Arifin Mohamad Siregar atau akrab dikenal dengan Arifin Siregar meluncurkan buku autobiografi bertajuk Aneka Zaman Dalam Renungan.

Buku autobiografi yang diterbitkan oleh Suara Harapan Bangsa merupakan kisah perjalanan dan riwayat hidup Arifin Siregar yang amat mencintai keluarga dan tanah airnya.

Buku ini mencerminkan berbagai peristiwa, permasalahan, keberhasilan dan kegagalan, suka dan dukayang dialami Arifin Siregar mulai dari zaman pendudukan Belanda, tentara Jepang, periode proklamasi kemerdekaanserta perjuangan mempertahankan kemerdekaan, hinggapengabdian kepada negara pada masa pemerintahan ketujuhpresiden Republik Indonesia.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved