3 Pasar Tradisional Gowa Direvitalisasi Tahun 2019
Tiga pasar rakyat itu masing-masing Pasar Limbung, Kecamatan Bajeng, Pasar Lauwa, Kecamatan Biringbulu, serta Pasar Balang-Balang, Kecamatan Bontomara
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Tiga pasar tradisional yang ada di Kabupaten Gowa akan direvitalisasi pada tahun 2019 ini.
Tiga pasar rakyat itu masing-masing Pasar Limbung, Kecamatan Bajeng, Pasar Lauwa, Kecamatan Biringbulu, serta Pasar Balang-Balang, Kecamatan Bontomarannu.
Sebut DPR Akan Lakukan Pengkajian Ulang 14 Pasal RKUHP, Ini Profil Bambang Soesatyo
Ini Pesaing A Kaswadi Razak Kendarai Golkar di Pilkada Soppeng
Kabar Terbaru dari Ahok dan Puput Nastiti Devi Soal Kelahiran Anaknya, Cek Foto-fotonya
1 Tahun Berlalu, TERUNGKAP Penyebab Jatuhnya Pesawat Lion Air JT610 Tewaskan 189 Penumpang
Bentrok di Depan Kantor DPRD Sulsel, Belasan Mahasiswa Jadi Korban Pemukulan, Ada yang Pingsan
Kepala Dinas (Kadis) Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten (Perdastri) Gowa, Andi Sura Suaib mengatakan, nilai anggaran mencapai Rp18 miliar.
Revitalisasi ketiga pasar itu menggunakan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) 2019.
Setiap pasar akan mendapatkan alokasi anggaran yang sama yakni Rp6 miliar.
"Kita rencanakan Oktober mulai pekerjaan fisik. Saat ini sudah proses tender,” katanya, Selasa (24/9/2019).
Sura menyampaikan, kondisi pasar rakyat yang masuk program revitalisasi memang memprihatinkan.
Bangunan dinilai sudah banyak rapuh. Belum lagi kondisinya yang tampak kumuh. Karena itu memang sudah memerlukan penggantian dengan bangunan baru.
Kondisi seperti ini tidak hanya terjadi pada Pasar Limbung, Pasar Lauwa dan Pasar Balang-Balang. Juga pasar lain yang belum tersentuh revitalisasi.
Dari 31 pasar rakyat yang ada, kata dia, sejauh ini baru 6 pasar yang telah selesai direvitalisasi.
"Khusus tiga pasar tahun ini, target revitalisasi rampung Desember,” kata Sura.
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan sangat merespon positif program revitalisasi pasar rakyat di daerahnya. Apalagi tujuan revitalisasi ini untuk menciptakan kondisi pasar yang kondusif.
Suasana pasar lebih bersih karena pedagang tertata rapih. Pun keamanannya terjamin.
“Dengan demikian, suasana pasar akan lebih nyaman sehingga menarik daya minat beli masyarakat,” katanya.
Laporan Wartawan Tribun Timur @bungari95
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/andi-sura-suaib.jpg)