Curhat Sakit Hati Melanie Subono Cucu BJ Habibie Gegara Nasi Kotak di Peringatan Wafatnya Eyang
Curhat sakit hati Melanie Subono cucu BJ Habibie gegara nasi kotak di peringatan wafatnya Eyang.
TRIBUN-TIMUR.COM - Curhat sakit hati Melanie Subono cucu BJ Habibie gegara nasi kotak di peringatan wafatnya Eyang.
Duh, emak-emak tak jaga perasaan kerabat almarhum.
Melanie Subono mengungkapkan perasaan sakit hatinya ketika niat baiknya membagikan nasi kotak pada acara peringatan 7 wafatnya Presiden RI ketiga BJ Habibie ditolak.
Dalam acara peringatan 7 hari wafatnya BJ Habibie yang merupakan eyang Melanie Subono, seorang ibu menolak menerima nasi kotak pemberian Melanie Subono.
Melanie Subono pun mencurahkan perasaan kecewanya atas perlakuan ibu tersebut.
"Eyang, apa yang salah sama Indonesia ? Barusan di 7 harian saya bantu distribusi makanan kotak ke ribuan ibu ibu yang datang berdoa," demikian ditulis Melanie Subono membuka ceritanya di Instagram, Rabu (18/9/2019).
Baca: Curhat Ilham Akbar Habibie, Tak Lancar Bahasa Indonesia hingga Ainun Kehilangan Pekerjaan Demi Anak
Baca: Bandingkan Pekerjaan Istri Thareq Kemal Habibie & Ilham Akbar Habibie, Tak Biasa dan Jarang Tersorot
Baca: Thareq Kemal Habibie Blak-blakan Kenapa Derita Glaukoma, Pakai Penutup Mata Bak Nick Fury Avengers
Kehadiran Melanie Subono di peringatan 7 hari wafatnya BJ Habibie lantas dikaitkan dengan hijrah.
Salah seorang perempuan mengira Melanie Subono sudah hijrah dan tinggal menunggu dia berjilbab.
"Lalu salah satu ibu nanya 'Oh ini mba mel ya. Wah hebat ada disini pasti sudah hijrah ya. Tinggal nunggu pake HIJAB ya mba ?' Dan saya jawab sambil senyum kasih ibu itu makan, 'Engga ibu, saya masih non muslim kok. Dan saya percaya Tuhan yang sama dengan ibu dan Eyang'," kata Melanie Subono dalam tulisannya.
Tak dinyana, jawaban Melanie Subono itu memancing reaksi yang tak biasa.
"Lalu dia GAK JADI dong ambil nasi yang saya bagi , asli dia GAK MAU ngambil. Apa yang salah eyang? maksudnya saya ga boleh bagi nasi disitu? dirumah eyang yang bahkan BISA MAKAN SEPIRING SAMA SAYA?," kata Melanie Subono lebih lanjut dalam tulisannya.
Imbauan Melanie Subono kepada Peziarah
Melanie Subono bersuara tentang banyaknya peziarah yang beramai-ramai foto di makam Presiden ke-3 RI tersebut.
Melanie Subono mengaku senang meski di sisi lain ia merasa miris.
Ia pun memberikan imbauan kepada para peziarah.
Apa saja?

Melanie Subono mempersilakan warga dan peziarah untuk datang ke tahlilan yang diselenggarakan selama 40 hari di kediaman BJ Habibie di kawasan Patra, Kuningan, Jakarta Selatan.
"Ya puji Tuhan kalau banyak yang datang dan doain Eyang. Kalau mau benar-benar doain datang ke tahlilan Eyang kita sampai hari ke 40, itu sampai 21 Oktober silakan sepuas-puasnya di rumah Eyang loh," ucap Melanie Subono di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Senin (16/9/2019).
Menurut Melanie Subono, peziarah sebaiknya datang ke kediaman BJ Habibie yang lebih lapang, ketimbang berdesak-desakan di makam.
Melanie Subono meminta para peziarah lebih peka dalam mengabadikan setiap momen, termasuk soal bersesakan untuk selfie di pusara BJ Habibie.
"Senang, tetapi itu ya makam itu bukan rumah pribadi. Banyak yang dimakamin di situ juga loh. Artinya sebelah ada kuburan orang lain. Bayangin kalau itu makam keluarga kamu keinjek-injek demi foto dengan makam lain, itu saja sih rasanya gimana," ujar Melanie Subino.
Anak promotor musik Adrie Subono ini mengatakan, pihak keluarga tidak bisa melarang para peziarah yang ingin ber-selfie di makam BJ Habibie.
Selain itu, lanjut dia, pihak keluarga juga enggan mempermasalahkan hal tersebut.
"Kita lagi enggak butuh energi marah. Keluarga juga lagi capek pasti, jadi ya enggak ditanggapi. Ya tinggal (makam) dirapikan, menghubungi pihak-pihak kayak pembersih makamnya," kata Melanie Subono.
Pesan Terakhir BJ Habibie
Melanie Subono menceritakan pertemuan terakhirnya dengan Presiden ketiga Republik Indonesia itu.
Cerita itu dibagikan Melanie Subomo dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagramnya, Kamis (12/9/2019).
"Dan kalau lu tanya kapan terakhir Eyang bicara sama lu dan apa pesan terakhirnya. Hari minggu sebelum beliau istirahat, beliau memanggilku ke ruangannya lagi," ujar Melanie Subono dalam video tersebut seperti dikutip Kompas.com, Jumat (13/9/2019).
"Melanie, 'iya Eyang'. Jangan pernah berhenti jadi pemberontak ya," ujat Melanie Subono menirukan kalimat BJ Habibie kepadanya.
Ia kemudian berjanji menjalankan pesan sang eyang untuk hal-hal positif.

Dalam video tersebut, Melanie Subono juga mengaku lega.
Sebab, BJ Habibie telah diberikan kesempatan untuk beristirahat dan terbebas dari rasa sakit. "
Empat hari terakhir di rumah sakit kalau lu ngelihat kondisi beliau dengan semua alat bantu nafas dan selang dan betapa dia kangen dengan Ainun," kata Melanie Subono.
"Maka lu akan mengerti bahwa lu seharusnya bahagia untuk dia sekarang. Dia sudah tidak sakit, dia udah bersama dengan Ainunnya, Habibie Ainun ini lengkap lagi," ujar Melanie Subono.
Adapun, BJ Habibie meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2019) karena sakit.
Jenazah BJ Habibie telah dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, bersebelahan dengan sang istri, Ainun.(*)