Acara Serah Terima Jabatan, Ini Target Direktur Politeknik Pariwisata Makassar

Serah terima jabatan ini dihadiri Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata, Ni Wayan Giri Adyani.

Acara Serah Terima Jabatan, Ini Target Direktur Politeknik Pariwisata Makassar
Ist
Politeknik Pariwisata Makassar menggelar serah terima jabataban direktur dan pejabat struktural, di Hotel Claro, Jumat malam (20/9/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Politeknik Pariwisata Makassar menggelar serah terima jabatan direktur dan pejabat struktural, di Hotel Claro, Jumat malam (20/9/2019).

Serah terima jabatan ini dihadiri Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata, Ni Wayan Giri Adyani.

Juga hadir Kepala Biro Kepegawaian Hukum dan Organisasi, Cecep Rukendi, dan Dewan Penyantun Poltekpar Makassar, Mayjen TNI Amin Syam.

Politeknik Pariwisata Makassar Dies Natalis ke-28 dan Wisuda ke-18, Ini Lulusan Terbaik

Persebaya Permalukan PSIS 0-4, PSM Turun 1 Strip ke Posisi 9

Danny Pomanto dan Deng Ical Berebut Rekomendasi Golkar di Pilwali Makassar 2020

 

Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata, Ni Wayan Giri Adyani mengingatkan, Poltekpar Makassar tetap berkiblat pada kebijakan nasional sesuai arahan Presiden Jokowi yakni, berperan aktif dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).

Menurutnya, membangun SDM merupakan investasi untuk menghadapi masa depan.

Poltekpar Makassar harus siap membangun manusia Indonesia untuk tumbuh mandiri untuk meningkatkan kesejahteraan dirinya dan keluarganya.

Peran dari civitas akademika Poltekpar Makassar ini, merupakan bagian dari pembangunan SDM tersebut.

"Menteri Pariwisata RI selalu mengingatkan kita jika membedakan satu bangsa dengan bangsa yang lain adalah manusianya. yang membedakan antara manusia satu dengan manusia yang lain adalah karakter dan kompetensinya," jelasnya.

Sementara Direktur Politeknik Pariwisata Makassar Muhammad Arifin, mengapresiasi seluruh civitas Poltekpar Makassar.

Hal itu didasari dengan adanya audit oleh BPK yang tidak menemukan penyalahgunaan anggaran atau kesalahan penulisan administrasi keuangan.

Halaman
12
Penulis: Alfian
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved