Tersangka Pemalsuan Dokumen Lahan PT Telkom dan Claro Segera Disidang

Hal tersebut menyusul telah dilimpahkan berkas perkaranya dari penyidik Bareskrim Polri ke pihak Kejaksaan Negeri Makassar.

Tersangka Pemalsuan Dokumen Lahan PT Telkom dan Claro Segera Disidang
dok. tribuntimur.com
Bukti surat putusan penetapan M Syarief Karaeng Naba sebagai terdangka, penyidik Sundit II Dittipidum Barreskrim Mabes Polri, 21 Mei 2019 lalu.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tersangka pemalsuan dokumen tanah, M. Syarif Karaeng Naba segera disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Kota Makassar.

Hal tersebut menyusul telah dilimpahkan berkas perkaranya dari penyidik Bareskrim Polri ke pihak Kejaksaan Negeri Makassar.

Kepala seksi (Kasi) Barang Bukti Kejaksaan Negeri Makassar, Tabrani pun benarkan hal itu. Dia akui, berkas tersangka sudah P21.

Calon Pebasket Berbakat SMP Negeri I Makassar Meninggal, Diduga Sinusitis

Nurdin Abdullah Instruksikan Dinas jalin Kerjasama dengan Kabupaten dan Kota, Ini Targetnya

TNI Tangkap Pelaku Pembakaran Hutan, Ditanya Baik-baik Lalu Dibekuk, Ada Juga Dibayar Rp 600 Ribu!

"Memang betul, berkas sudah dilimpahkan kemarin. Tersangka langsung ditahan 20 hari," katanya, Jumat (20/9/2019) sore.

Terdangka Karaeng Naba, ditersangkakan setelah diduga palsukan dokumen terkait gugat lahan Hotel Claro dan PT Telkom.

Bahkan, Karaeng Naba yang sebelumnya mengklaim mempunyai dokumen asli dan sebagai ahli waris, kini ia ditahan di Rutan.

Selama Naba ditahan di Rutan, sebelum ia disidang di PN Makassar. Jaksa Penuntut Umum (JPU) sementara susun dakwaan.

Bahkan, JPU juga sementara menyusun pasal terkait perkara yang akan dikenakan ke tersangka Naba sebelum proses sidang.

"Iya kami belum tahu secara detail terkait perkara ini, itu kan kewenangan dari pihak JPU yang tangani," jelas Jaksa Tabrani.

Calon Pebasket Berbakat SMP Negeri I Makassar Meninggal, Diduga Sinusitis

Nurdin Abdullah Instruksikan Dinas jalin Kerjasama dengan Kabupaten dan Kota, Ini Targetnya

TNI Tangkap Pelaku Pembakaran Hutan, Ditanya Baik-baik Lalu Dibekuk, Ada Juga Dibayar Rp 600 Ribu!

Sebelumnya, Penyidik Subdit II Direktorat Tipidum Bareskrim Polri sebutkan, Syarif Naba resmi tersangka pada 21 Mei 2019.

Halaman
12
Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved