Penerimaan PAD Sulbar Hanya Kalahkan Maluku Utara, DPRD Minta Pemprov Evaluasi

Penerimaan PAD Sulbar Hanya Kalahkan Maluku Utara, DPRD Minta Pemprov Sulbar Evaluasi

Penerimaan PAD Sulbar Hanya Kalahkan Maluku Utara, DPRD Minta Pemprov Evaluasi
Dok Sukri Umar
Sukri Umar 

Penerimaan PAD Sulbar Hanya Kalahkan Maluku Utara, DPRD Minta Pemprov Evaluasi

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Sulawesi Barat, menempati urutan kedua paling rendah dari seluruh provinsi di Indonesia.

Data tersebut berdasarkan rilis Direkotrat Jendral Kementerian Keuangan baru-baru ini.

Sulbar saat ini baru mendapatkan PAD sebesar Rp301,5 miliar. Provinsi ke-33 di Indonesia ini hanya mengalahkan Maluku Utara dengan PAD hanya Rp190,9 miliar.

Baca: New Calya Sasar Pembeli Ritel, Harga di Sulsel, Sulbar, Sultra dan Sulteng Tetap

Baca: Kemarau Panjang, Personel Polda Sulbar Gelar Salat Salat Meminta Hujan

Baca: Polda Sulbar Gelar Salat Istisqa, Berikut Tata Caranya

Sedangkan 2018 lalu hingga akhir tahun, Sulbar menjadi provinsi dengan PAD terendah, hanya mengumpulkan PAD Rp 296,9 miliar.

Kemudian diikuti Maluku Utara Rp 327,5 miliar di urutan kedua, dan Gorontalo Rp 348,3 miliar di posisi ketiga.

Sekretaris Provinsi Sulbar, Dr Muhammad Idris mengakui, pihaknya belum mampu memaksimalkan potensi pajak dan retribusi di Sulbar.

Olehnya, ia sudah mendesak agar OPD yang punya pendapatan melakukan evaluasi dan identifikasi masalah sehingga penerimaan PAD tidak maksimal.

"Memang PAD kita masih sangat rendah, ini akibat kurangnya sumber pendapatan pajak dan retribusi. Ini yang ingin kita perjuangkan, agar intensifikasi pajak dan retribusi jauh lebih bagus ke depan," kata Idris, Jumat (20/9/2019).

Kata Idris, pihaknya saat ini telah mengupayakan perluasan peluang retribusi daerah.

Halaman
12
Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved