Kecewa Karena Gagal dalam Pekerjaan?Jangan Depresi, Ikuti Langkah Berikut

Lupakan perasaan tersebut, karena kegagalan adalah bagian dari ritme kerja dan kesalahan itu tak bisa dihindari.

Kecewa Karena Gagal dalam Pekerjaan?Jangan Depresi, Ikuti Langkah Berikut
int
stress depresi di tempat kerja 

TRIBUN-TIMUR.COM - Anda saat ini tengah dilanda kekecewaan atau sedih, bahkan depresi karena kegagalan Andadi tepat kerja?

Lupakan perasaan tersebut, karena kegagalan adalah bagian dari ritme kerja dan kesalahan itu tak bisa dihindari.

Berikut tips dan langkah-langkah bangkit dari kegagalan, seperti dilansir dalam rilis yang dibagikan oleh tim situs pencari kerja jobstreet.com

“Saya tahu dimana letak kesalahan saya.”

Langkah pertama untuk dapat pulih dari kegagalan atau penolakan adalah dengan menemukan alasan tepat penyebab kegagalan Anda. Baik apabila Anda merupakan bagian dari tim maupun bekerja secara individu, menelliti lebih dekat letak kekurangan Anda akan sangat membantu. Selain itu, akuilah kesalahan pribadi Anda.

Jangan menyalahkan orang lain dan jangan menanggung beban kesalahan orang lain. Bertanggung jawab atas segala perbuatan maupun kesalahan Anda adalah satu-satunya cara untuk dapat belajar dan berkembang dari kesalahan Anda.

“Melakukan kesalahan bukanlah sebuah masalah”

Anda telah menjalankan semua langkah yang diperlukan dan mengecek semua detail yang ada, namun masih saja terjadi kesalahan. Anda mungkin telah melakukan semua yang Anda bisa dan mengerahkan segala daya upaya untuk mencapai sesuatu, namun faktanya adalah: kesalahan tetap mungkin bisa terjadi, bahkan pada orang yang paling teliti sekalipun.

Tahukah Anda bahwa Thomas Edison diperkirakan telah merancang 10.000 prototipe sebelum akhirnya berhasil menciptakan sebuah bohlam lampu? Selama Anda mencoba melakukan yang terbaik dalam pekerjaan Anda, sisakanlah sedikit ruang untuk kegagalan. Siapa pun yang ingin sukses harus terlebih dahulu belajar untuk menerima kegagalan.

"Kegagalan saya bukanlah identitas diri saya."

Halaman
123
Penulis: Ina Maharani
Editor: Ina Maharani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved