Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Dinilai Bermanfaat ke Masyarakat Kecil, OJK Ingin Tambah Bank Wakaf

Saat ini baru ada satu Bank Wakaf Mikro di Sulsel, tepatnya di Pesantren Ummul Mukminin, Kecamatan Biringkanaya, yang diresmikan pada Ramadan lalu.

Penulis: Fahrizal Syam | Editor: Ansar
abdiwan/tribun-timur.com
Kepala OJK Sulamapua, Zulmi. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKSSAR - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 6 Sulampua terus mendorong kehadiran Bank Wakaf Mikro di wilayah Sulawesi Selatan.

Saat ini baru ada satu Bank Wakaf Mikro di Sulsel, tepatnya di Pesantren Ummul Mukminin, Kecamatan Biringkanaya, yang diresmikan pada Ramadan lalu.

"Kami sudah komunikasi dengan Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah, Pak Wagub Sulsel, beliau berkeinginan setiap kabupaten ada Bank Wakaf Mikro, yang dapat menyentuh masyarakat kecil," kata Kepala OJK Sulamapua, Zulmi, Kamis (19/9/2019).

PSM Unggul 1-0 Babak Pertama, Begini Jalannya Pertandingan

Lawan Tira Persikabo, Wiljan Pluim Bawa PSM Unggul 1-0

 Darije Puji Akademi PSM Hingga Sindir Kualitas Lapangan Stadion Mattoanging

"Rencananya kami akan bangun lagi, cuma lokasinya belum tahu, tak mesti pesantren, bisa di lingkungan mesjid yang penting dekat dan bisa menyentuh masyarakat," tambah Zulmi.

Zulmi menjelaskan, konsep Bank Wakaf Mikro ini yakni memiliki dana wakaf tetap dari donatur.

Karena lembaga keuangan mikro tidak diperkenankan untuk menerima simpanan dana dari masyarakat.

Serta ada tempat dimana wakaf ini akan dioperasionalkan.

Kepala OJK Sulamapua, Zulmi.
Kepala OJK Sulamapua, Zulmi. (abdiwan/tribun-timur.com)

"Selama ini kami memilih pesantren, itu utama. Pesantren kan donaturnya banyak, sehingga bisa dijadikan Bank Wakaf," terangnya.

Zulmi menerangkan, di Indonesia saat ini sudah berdiri lebih dari 50 Bank Wakaf Mikro, termasuk satu di antaranya ada Sulsel.

Sementara di Indonesia Timur, baru ada tiga, selain yang di Sulsel juga ada di Ambon dan Papua.

Menurut Zulmi, Bank Wakaf Mikro di Sulsel operasional sangat bermanfaat bagi masyarakat di sekitarnya, karena mampu melayani lapisan masyarakat yang kecil.

"Selama ini memang kalau masyarakt kecil ke bank swasta sulit diterima, karena pinjamnya kecil-kecil untuk modal usaha kecil juga. Kalau pinjam di bank, pasti mereka berfikir," tandasnya.

PSM Unggul 1-0 Babak Pertama, Begini Jalannya Pertandingan

Lawan Tira Persikabo, Wiljan Pluim Bawa PSM Unggul 1-0

 Darije Puji Akademi PSM Hingga Sindir Kualitas Lapangan Stadion Mattoanging

Diungkapkan Zulmi, keberadaan Bank Wakaf Mikro tersebut mampu menyasar masyarakat ekonomi menengah ke bawah,

Dimana mayoritasnya merupakan pelaku UMKM yang bisa melakukan pinjaman tanpa bunga.

"Tapi di bank wakaf ini, sebelum dapat pinjaman, itu dilatih dan dibimbing dulu bagaimana cara berusaha, setelah paham baru dikasih, dan sekarang itu sudah lebih dari 300 nasabahnya," katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved