PDIP dan PPP Bergabung dengan Fraksi Golkar, Isyarat Pilkada Luwu Utara?
PDIP dan PPP Bergabung dengan Fraksi Golkar, Isyarat Pilkada Luwu Utara periode 2019-2024.
Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Suryana Anas
PDIP dan PPP Bergabung dengan Fraksi Golkar, Isyarat Pilkada Luwu Utara?
TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Tujuh fraksi terbentuk di DPRD Kabupaten Luwu Utara periode 2019-2024.
Yaitu Fraksi Golkar, Fraksi NasDem, Fraksi PAN, Fraksi Hanura, Fraksi Gerindra, Fraksi Demokrat, dan Fraksi Kebangkitan Indonesia Sejahtera.
Fraksi Golkar menjadi pengontrol kursi terbanyak dengan 11 kursi.
Di Fraksi Golkar, dua partai ikut bergabung, yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Baca: 7 Fraksi Terbentuk di DPRD Luwu Utara, Berikut Daftarnya
Baca: Dinas PUPR Gelontorkan Rp 18,7 Miliar di Kecamatan Terpencil Luwu Utara
Baca: Lawan PS Luwu, Gaslut Luwu Utara Target Tiga Poin
PDIP punya dua kursi dan PPP membawa satu kursi.
Ketua DPC PDIP Luwu Utara, Mahfud Sidiq Irjaz, mengatakan partainya bergabung dengan Fraksi Golkar karena tidak bisa membentuk fraksi sendiri.
"Kita berkoalisi karena kursi kami di DPRD Luwu Utara tidak cukup satu fraksi," kata Mahfud, Rabu (18/9/2019).
Mantan anggota DPRD Luwu Utara menegaskan, koalisi dengan Golkar dan PPP hanya sebatas fraksi.
Tidak ada kaitannya dengan Pilkada Luwu Utara yang akan dihelat tahun 2020.
"Saya sebagai ketua DPC PDIP Luwu Utara menegaskan bahwa koalisi dengan Golkar dan PPP hanya sebatas koalisi fraksi bukan pilkada," katanya.
Untuk urusan pilkada, PDIP terbuka bagi semua bakal calon.
Karena partai besutan Megawati Soekarno Putri ingin melihat Luwu Utara lebih baik ke depan.
"Kami punya catatan sendiri bagi calon kepala daerah yang layak kami dukung," paparnya.
Wakil Ketua DPRD Sulteng Incar Pilkada Luwu Utara
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ketua-dpc-pdip-kabupaten-luwu-utara-mahfud-sidiq-irjaz.jpg)