Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Traffic Light di Kompleks Perkantoran Luwu Padam, Dishup Pesan Alat di Singapura

Traffic Light di Kompleks Perkantoran Luwu Padam, Dishup Pesan Alat di Singapura

Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Suryana Anas
TRIBUN TIMUR/DESY ARSYAD
Traffic light di kompleks perkantoran Pemkan Luwu, padam. 

Traffic Light di Kompleks Perkantoran Luwu Padam, Dishup Pesan Alat di Singapura

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Warga Belopa, Kabupaten Luwu keluhkan traffic light di Kompleks Perkantoran Pemkab Luwu, padam, Senin (16/9/2019).

Padamnya traffict light tersebut membuat pengedara yang melintas was-was. Karena arus lalu lintas tidak beraturan.

Hal tersebut juga membuat nyawa pengendara terancam. Sebab sudah berapa kali terjadi kecelekaan.

Baca: Sebulan Sudah 5 Kali Kebakaran Lahan di Luwu

Baca: Bebani Anggaran Daerah, Bupati Luwu Kurangi Pegawai Honorer Setiap SKPD

"Saya kalau lewat disitu pasti pelan-pelan. Apalagi kalau pagi, padat kendaraan yang lewat," ujar warga Belopa, Nesril.

Jalan tersebut juga merupakan jalur anggkutan umum.

"Jalan ini bukan cuman puluhan orang yang melintas. Apalagi kalau hari pasar pasti ramai," katanya.

Traffic light di kompleks perkantoran Pemkan Luwu, padam.
Traffic light di kompleks perkantoran Pemkan Luwu, padam. (TRIBUN TIMUR/DESY ARSYAD)

Menurutnya pemerintah terkait yang menangani traffic light tidak ada perhatian.

Sebab, traffic light tersebut sudah rusak selama berbulan bulan. Namun tak kunjung diperbaiki.

Pantauan TribunLuwu.com, traffic light di sebelah selatan kompleks perkantoran hanya warna kuning yang menyala.

Sementara traffic light di sebelah utara sebagian padam. Hanya dari arah timur ke barat yang menyala.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Luwu, Supriadi, membenarkan traffic light tersebut padam.

Dan saat ini pihaknya telah memesan alatnya dari Singapore.

"Ini alat mesinya yang susah dicari, tidak sembarang yang jual. Saya sudah pesan di Jakarta tapi kosong," katanya.

Sehingg mesin traffic light tersebut dipesan di Singapore dengan harga mesi Rp 40 juta.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved