Gol Dzumafo Dianulir, Comvalius Gagal Penalti. Bali United Makin Mantap di Puncak!
Stefano Lilipaly kini unggul jauh yakni delapan poin dari tim peringkat kedua, Tira Persikabo.
Penulis: Wahyu Susanto | Editor: Insan Ikhlas Djalil
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Bali United menahan imbang tuan rumah Bhayangkara FC dengan skor 0-0 pada pekan ke-18 Liga 1 2019 di Stadion Patriot Bekasi, Jawa Barat, Jumat (13/9/2019).
Hasil seri ini membuat Bali United memperpanjang rekor tidak terkalahkan dalam sembilan pertandingan terakhir, termasuk melawan Bhayangkara FC.
Baca: Foto-foto Mahasiswa Baru FTI UMI Zikir dan Doa Bersama untuk BJ Habibie
Baca: Kades Pattiro Sompe Bone yang Curi HP untuk Beli Narkoba Akan Dipecat
Baca: Pulang dari Pemakaman BJ Habibie, Wali Kota Parepare Genjot Pembangunan RS Hasri Ainun
Tim besutan Stefano Cugurra atau Teco ini juga semakin memantapkan posisinya di puncak klasemen dengan poin 41.
Stefano Lilipaly kini unggul jauh yakni delapan poin dari tim peringkat kedua, Tira Persikabo. Unggul 11 poin dari peringkat ketiga, Madura United.
Pada laga ini, meski sebagai tim tamu, Bali United lebih mendominasi pertandingan. Namun, mereka gagal memanfaatkan sejumlah peluang yang tercipta.
Bali United bahkan sudah mendapatkan peluang emas ke gawang Bhayangkara FC, ketika pertandingan memasuki menit kelima lewat aksi Ilija Spasojevic.
Namun, peluang dari pemain naturalisasi itu masih mengenai mistar gawang Bhayangkara FC.
Usaha yang dilakukan Bali United kembali gagal karena membentur mistar gawang.
Kali ini dilakukan oleh Stefano Lilipaly yang melepaskan tendangan keras di dalam kotak penalti Bhayangkara FC pada menit ke-27.
Baca: Ke Lampung, Wiljan Cs Diminta Lupakan Euforia Piala Indonesia, Saatnya Rebut Kemenangan Tandang
Baca: Tidak Ada yang Berani Lawan Bupati Majene di Pilkada 2020, Ini Buktinya
Baca: Positif Lupus, Kim Kardashian Nangis, Ketahui Penyebab dan Gejala Penyakit Ini, Bisakah Disembuhkan?
Bhayangkara FC juga mendapatkan dua peluang emas di babak pertama lewat Lee Yuu-jun dan Adam Alis, tetapi masih belum mengubah keadaan.
Di babak kedua, tuan rumah Bhayangkara FC mendapatkan peluang emas lewat tendangan Lee Yuu-jun.
Dari luar kotak penalti, sepakan pemain asal Korea Selatan itu masih bisa ditangkap dengan baik oleh kiper Bali United, Wawan Hendrawan, pada menit ke-57.
Bhayangkara FC sebenarnya berhasil mencetak gol lewat Herman Dzumafo pada menit ke-62, namun dianulir wasit karena sudah berada pada posisi offside.
Bali United mencoba bermain hati-hati di babak kedua, karena Bhayangkara FC sudah mulai banyak melancarkan serangan.
Pemain baru Bhayangkara FC Bruno Matos mendapatkan dua peluang emas, tetapi sepakannya masih jauh dari harapan. Skor akhir pun 0-0.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/comvalius-dengan-kostum-arema.jpg)