Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Alasan 'Sesak', Pasien Jiwa RS Dadi Bakal Direlokasi ke RS Sayang Rakyat

"Sudah sesak rumah sakit. Ini tentu menganggu pelayanan sesuai standar operasional pelayanan kami," ujar Bachtiar, Jumat (13/9/2019).

Penulis: Saldy Irawan | Editor: Ansar
saldy/tribuntimur.com
Plt Kadis Kesehatan Sulsel dr Bachtiar Baso. 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sedang menggodok relokasi pasien dari RS Dadi Jl Lanto Dg Pasewang, ke RS Sayang Rakyat Kawasn Kima Biringkanaya, Makasar.

Plt Kadis Kesehatan Sulsel, dr Bachtiar Baso mengatakan pemindahan pasien jiwa ke RS Sayang Rakyat karena kapasitas RS Dadi sudah tak mampu menampung jumlah pasien yang berjumlah 600 orang.

"Sudah sesak rumah sakit. Ini tentu menganggu pelayanan sesuai standar operasional pelayanan kami," ujar Bachtiar, Jumat (13/9/2019).

Camat Simbang Bebas dari Kasus OTT Kejari dan Berkantor, Hatta: Inspektorat Tidak Jelas

AITE 2019 Dibuka, Azhar Ghazali Harap Jadi Wadah Calon Jemaah Haji atau Umrah

Ustadz Abdul Somad (UAS) Ternyata ke RSPAD di Hari Meninggalnya BJ Habibie, Ceramah ini di Parepare

Menurutnya, dari total 600 pasien yang ada, tercatat sudah ada pasien yang sudah sembuh.

Hanya saja, keluarga mereka enggan menerimanya kembali dikarenakan alasan trauma.

"Jadi perlu kita tahu di rumah sakit kita itu tidak hanya melayani warga Sulsel pada umumnya, sejumlah pasien luar Sulsel juga di rawat disini (Dadi)," kata Bachtiar.

Ia menambahkan pemindahan ke RS Sayang Rakyat ini sangat efektif, karena rumah sakit tersebut memiliki lahan sekitar 10 hektar.

* Gelontorkan Rp 4,3 miliiar

Sebelum pemindahan pasien jiwa, Pemprov Sulsel rencana akan melakukan rehabilitasi bangunan RS Sayang Rakyat.

Rencana RS Sayang Rakyat akan di petakan pelayanan pasien umum dan pasien khusus jiwa.

Camat Simbang Bebas dari Kasus OTT Kejari dan Berkantor, Hatta: Inspektorat Tidak Jelas

AITE 2019 Dibuka, Azhar Ghazali Harap Jadi Wadah Calon Jemaah Haji atau Umrah

Ustadz Abdul Somad (UAS) Ternyata ke RSPAD di Hari Meninggalnya BJ Habibie, Ceramah ini di Parepare

Pemetaan ini menurut Direktur RS Dadi, dr Amran Bausat akan dilakukan pada tahun 2020.

"Juni 2020 kita sudah mulai kerjakan, sehingga akhir kita bertahap mulai pindahkan pasien," kata Amran ditemui kantor Gubernur.

Rehab RS Sayang Rakyat akan digelontorkan anggaran sebesar Rp 4,5 miliar.

Nantinya, di RS Sayang Rakyat, ada perlakuan berbeda bagi para pasien jiwa.

Dimana, para pasien akan diajarkan untuk melakukan kegiatan pertanian dan perkebunan.

Hal ini kata dr Amran, akan memberikan edukasi dan semangat baru kepada para pasien untuk bangkit dari penyakitnya.(*)

Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy

angganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved