Warga Sulsel Urutan 7 Paling Mampu Beli Mobil di Indonesia
Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara mengatakan sejak 2012 lalu hingga 2019, pertumbuhan penjualan mobil
Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia kembali menggelar Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Makassar di Celebes Convention Center (CCC) Jl Metro Tanjung Bunga, Rabu-Minggu (11-15/9/2019).
Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara mengatakan sejak 2012 lalu hingga 2019, pertumbuhan penjualan mobil dan niaga ringan di Sulsel naik hingga 40 persen.
Baca: 11 Dealer Ikut Berpastisipasi di GIIAS Makassar, Toyota Tak Ikut
Baca: Gaikindo Siap Sambut Esemka Jadi Anggota
Baca: Motor Honda Terlaris di GIIAS 2019, di Makassar Indennya Hampir 2 Ribu Unit
"Namun secara kontribusi secara nasional, Sulsel berada di peringkat ketujuh," kata Kukuh saat diwancara usai presscon GIIAS di Hotel The Rinra Jl Metro Tanjung Bunga Makassar, Selasa (10/9/2019).
Sulsel di bawah Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, dan Lampung.
"Tahun lalu DKI Jakarta, namun setelah pajak progresif pertama kali diberlakukan di sana penjualannya menurun," katanya.
Namun angka penjualan tidak disebutkannya.
Menurut Kukuh, saat ini pasar di Sulsel terus meningkat, ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Sulsel yang selalu di atas rata-rata nasional.
"Pertumbuhan ekonomi Sulsel di atas 7 persen. Angka itu di atas rata-rata nasional yang hanya 5 persen. Tentunya ini memengaruhi daya beli masyarakat," ujarnya.
Seperti diketahui, penjualan otomotif utamanya roda empat segmen penumpang dan niaga ringan pada periode Januari-Juli 2019, mengalami penurunan secara rata-rata.
Dilansir police register (polreg), penjualan pada periode Januari-Juli 2019 turun sekitar 3 persen.
> Jangan Asal Ambil Barang Saat Nginap di Kamar Hotel, Ini 7 Barang yang Bisa Dibawa Pulang
> Jadi Ketua Fraksi Gerindra, Eric Horas Harap Pembagian AKD DPRD Makassar Adil
Dimana rata-rata penjualan selama setahun pada 2018 di angka 3.051 unit. Sedangkan pada 2019 selama 7 bulan rerata penjuaan di angka 2.951 unit.
Namun secara bulanan, Juli terhadap Juni. Terjadi peningkatan yang cukup besar. Pada Juni jumlah unit yang laku hanya 2.443 unit, sedangkan di Juli mencapai 3.259 unit atau naik sekitar 25 persen atau 816 unit.
Selama tujuh bulan penjualan, produk Low Cost Green Car (LCGC) masih mendominasi penjualan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/astra-motor-makassar-ikut-ambil-bagian-dalam-giias-makassar.jpg)