BJ Habibie Pernah Ramal Nurdin Abdullah Jadi Gubernur, NA: Terbukti!
Nurdin mengatakan Habibie adalah seorang tokoh kharismatik yang dimiliki Indonesia.
Penulis: Saldy Irawan | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), M Nurdin Abdullah turut berdukacita atas wafatnya mantan Presiden RI ke 3, Baharuddin Jusuf (BJ) Habibie, di RS Gatot Subroto, Jakarta.
"Innalilahi wainnailaihi Rajiun. Atas nama pribadi, pemerintah, dan seluruh masyarakat Sulawesi Selatan kami turut berduka atas meninggalnya Presiden RI ke 3 BJ Habibie," ujar Nurdin, Rabu (11/9/2019).
Nurdin mengatakan Habibie adalah seorang tokoh kharismatik yang dimiliki Indonesia.
MARS Sulsel Tolak Revisi Undang-undang KPK
Ranperda APBD P 2019 Memanas, Carlos Semprot Pimpinan Rapat
BJ Habibie Wafat, Prof Hamdan: Selamat Jalan Inspirator Bangsa
Menurut Nurdin, sosok yang ia kenal dari BJ Habibie adalah pemimpin yang penyayang, memiliki jiwa interpreneur yang tinggi baik di sektor penerbangan, ekonomi, dan teknologi.
Selain itu Presiden kelahiran kota Pare-Pare,Sulsel ini adalah tokoh perdamaian dunia.
"Indonesia berduka atas kepergian beliau," katanya.
Jiwa kenegaraan BJ Habibie kata Nurdin bahkan menjadi inspirasi bagi dirinya.
Ketokohan Habibie tak hanya menjadi kebanggaan tersendiri bagi Habibie saja, tapi juga menjadi kebanggaan masyarakat Sulsel.
Nurdin menambahkan, dirinya memiliki kenangan bersama Presiden RI ke 3 yang lahir di Pare-Pare, 25 Juni 1936 ini.
Sekitar lima tahun silam, ia dipertemukan di redaksi Metro TV dalam program Mata Najwa.
"Waktu itu saya masih Bupati Bantaeng. Beliau meramal saya akan jadi Gubernur. Saya juga terkejut dan mengaminkan," kenang Nurdin.
Saat itu, Nurdin, Najwa Shihab (presenter) dan BJ Habibie duduk bertiga di acara program Mata Najwa.
MARS Sulsel Tolak Revisi Undang-undang KPK
Ranperda APBD P 2019 Memanas, Carlos Semprot Pimpinan Rapat
BJ Habibie Wafat, Prof Hamdan: Selamat Jalan Inspirator Bangsa
Dalam tayangan yang saat ini masih tersave di chanel Youtube Metro Tv itu, BJ Habibie memberikan isyarat bahwa Nurdin Abdullah memiliki potensi memimpin bangsa ini, dia dinilai sebagai seorang pemimpin yang bekerja dengan penuh cinta.
Menurutnya jika Nurdin sudah sukses memimpin daerahnya, berarti telah memiliki kemampuan untuk membuat suatu kebijakan untuk kepentingan lingkungan sekitar yang lebih besar jangkauannya.
"Tahu alasannya apa ? karena ada cinta di sekitar anda," kata Habibie.