Dilarang Sentuh Barang Koleksi Museum, Kajari Mamasa Malah Menggendong

Dari semua pajangan peninggalan masyarakat Mamasa yang ada di museum, terdapat tulisan yang mengingatkan untuk tidak disentuh.

Dilarang Sentuh Barang Koleksi Museum, Kajari Mamasa Malah Menggendong
semuel/tribunmamasa.com
Kepala Kejari Mamasa, Erianto Paundanan 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Usai peresmian Museum Budaya Demmatande, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, sejumlah tamu diperkenankan melihat barang koleksi yang dipajang di museum.

Peresmian yang dilakukan pada Senin (9/9/2019) siang tadi, turut dihadiri Pemerintah Daerah Mamasa, Forkopimda, sejumlah Kepala OPD dan tokoh masyarakat serta tokoh agama.

Baca: Bupati Mamasa Resmikan Museum Negeri Demma Tande

Baca: Lagi, Satu Rumah Warga di Balabatu Mamasa Ludes Dilalap Api

Baca: Izin Tambag Galian C di Kilo 5 Mamasa Dinilai Tidak Sesuai Prosedur

Setelah Bupati Mamasa, H Ramlan Badawi menggunting pita, ia lalu masuk ke dalam museum.

Sejumlah pejabatpun terlihat antusias turut menyaksikan pajangan benda-benda di museum.

Dari semua pajangan peninggalan masyarakat Mamasa yang ada di museum, terdapat tulisan yang mengingatkan untuk tidak disentuh.

'Jangan sentuh atau Dont Touch, begitu tulisan yang dipajang disetiap barang koleksi di museum itu.

Namun, dari pantauan Tribunmamasa.com, hampir semua pejabat yang turut jadir, menyentuh barang pajangan tersebut.

Salah satunya Kepala Kejaksaan Negeri Mamasa, Erianto Paundanan.

Kebakaran pohon pinus di Mamasa
Kebakaran pohon pinus di Mamasa (semuel / tribun timur)

Meski terdapat tulisan untuk tidak menyentuh benda-benda bersejarah itu, namun rupanya tidak dihiraukan oleh Kepala Kejari Mamasa.

Ia tidak hanya menyentuh salah satu benda peninggalan sejarah, dia malah menggendongnya sambil berselfie.

Halaman
1234
Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved