TRIBUNWIKI: Banyak Melahirkan Idol Ternama, Bagaimana Sejarah KPop?
Dilansir dari Tribun Manado, ternyata di balik wajah rupawan, senyum menarik dan kepiawaian para idola K-Pop bernyanyi serta menari, banyak sisi gelap
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Industri musik Korea Selatan banyak melahirkan idola-idola KPop yang terkenal bukan hanya di negara itu sendiri.
Melainkan di negara lain bahkan seluruh dunia.
Lowongan Kerja Terbaru - Bank BCA Butuh Karyawan Segera, Terima Lulusan SMA, Daftar Online di Sini!
The Caffein Tosil Selayar Akan Dilaunching, Ini Fasilitas di Sediakan
Jelang Akhir Tugasnya, Kapolres Jeneponto Serahkan Handphone ke Bhabinkamtibmas
Pertemuan Tiga Pilar Bahas Money Politik Jelang Pilkalem dan Pilkada di Toraja
544 Ribu Pelanggan PLN di Sulsel Terancam Tak Nikmati Subsidi Listrik di 2020
Meski demikian persaingan dalam industri musik Korea Selatan tidaklah mudah.
Bahkan, bisa membuat beberapa idola K-Pop harus gulung tikar atau pun mengalami depresi.
Dilansir dari Tribun Manado, ternyata di balik wajah rupawan, senyum menarik dan kepiawaian para idola K-Pop bernyanyi serta menari, banyak sisi gelap yang mungkin tidak diketahui penggemarnya.
Tidak ada yang menjamin hidup sebagai idola K-Pop adalah surga dunia.
Sudah bukan menjadi rahasia jika idola KPop harus memiliki standar kecantikan diatas rata-rata.
Sebagian besar mereka memang harus meletakkan wajah di meja operasi. Namun, bukan itu inti dari industri hiburan Korea Selatan ini.
Industri hiburan negeri ginseng ini seperti ingin menarik perhatian seluruh dunia tertuju kepadanya.
Para calon idola K-Pop harus sempurna, bisa menyanyi, menari, menghibur dan tentu saja diterima masyarakat luas.
Tak jarang setiap agensi kemudian berlomba-lomba menelurkan grup avengers, sebutan untuk grup yang sempurna agar bisa menarik perhatian penonton dan mendapatkan pundi-pundi uang.
Sebelum resmi debut, para personil wajib berlatih menari dan bernyanyi dalam kurun waktu tertentu.
Beberapa anggota grup idola bisa saja memiliki durasi latihan singkat, namun sebagian besar perlu berlatih cukup lama.
Seperti yang terjadi pada Girls Generation atau SNSD .
Grup yang awalnya beranggotakan 9 orang ini, sejumlah personilnya memiliki jangka waktu training yang lama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/idola-kpop.jpg)