Tunggakan Pembayaran BPJS Kesehatan Capai Rp 13 Miliar, RSUD Tetap Layani Warga Kurang Mampu

"Belum berbentuk uang kalau bulan Juni, Juli dan Agustus 2019. Jadi kita juga masih sementara menghitung jumlah tunggakannya," pungkasnya.

Tunggakan Pembayaran BPJS Kesehatan Capai Rp 13 Miliar, RSUD Tetap Layani Warga Kurang Mampu
Munjiyah/Tribun Pangkep
Humas RSUD Pangkep, H Mansur 

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE-- Tunggakan pembayaran BPJS Kesehatan di RSUD Batara Siang mencapai Rp 13 Miliar.

Jumlah itu mulai dari bulan Maret dan April 2019. Sementara untuk bulan Mei 2018 sementara dalam proses verifikasi.

LINK LIVE STREAMING TV Online Timnas Indonesia vs Malaysia Kualifikasi Piala Dunia 2022, Live TVRI

Sistem Irigasi Diduga Dipermainkan Oknum, Petani di Bontomasila Bulukumba Terancam Gagal Panen

Berstatus Sekolah Favorit, Gedung SMAN 1 Makassar Memprihatinkan

Waduh, Masih Ada Desa di Luwu Utara Belum Teraliri Listrik

Persiapan Program Air Limbah Setempat 2020, Wabup Sidrap Ikut Lokakarya di Jakarta

Ada 56 Taman Kanak-kanak di Sekitar Kecamatan Rappocini Makassar, Ini 10 di Antaranya

"Iya benar, BPJS Kesehatan menunggak pembayarannya. Tagihan sekarang yang sudah menjadi utang BPJS Rp 9 Miliar untuk Maret dan April. Sementara Mei 2019 itu Rp 4 miliar. Jadi totalnya Rp 13 miliar," kata Humas RSUD Batara Siang, H Mansur, Kamis (5/9/2019) siang.

H Mansur menyebut, khusus untuk tunggakan bulan Juni, Juli dan Agustus 2019 juga belum terhitung.

"Belum berbentuk uang kalau bulan Juni, Juli dan Agustus 2019. Jadi kita juga masih sementara menghitung jumlah tunggakannya," pungkasnya.

Meski BPJS Kesehatan menunggak, kata Mansur pihak RSUD Batara Siang tetap melakukan pelayanan kepada pasien.

"Kami tetap lakukan pelayanan pasien karena 95 persen itu pasien BPJS dan 5 persen itu pasien umum serta tidak mampu," kata H Mansur

Selain pelayanan pasien, pelayanan khusus obat juga harus tetap berjalan.

"Tidak banyak yang tahu kalau BPJS Kesehatan itu menunggak. Tentu tidak harus menunggu BPJS Kesehatan baru melayani obat. Kita harus mengatur obat-obat ini agar semua pasien terlayani dengan baik," ungkapnya.

Dia menambahkan, penunggakan klaim tagihan BPJS juga tidak mempengaruhi pelayanan terhadap pasien yang tidak mempunyai jaminan asuransi atau pasien tidak mampu.

Halaman
12
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Syamsul Bahri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved