Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Empat Hari, Bupati Jeneponto Tiga Kali Didemo Warganya

Aksi melibatkan massa ini berlangsung di Kantor Bupati, Jl Lanto Dg Pasewang, Kecamatan Binamu, Jeneponto.

Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Sudirman
Ikbal/Tribun Jeneponto
puluhan pengunjuk rasa nyaris bentrok di halaman kantor bupati Jeneponto. 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Bupati Bulukumba Iksan Iskandar, sudah tiga kali didemo warganya dalam kurung waktu 4 hari.

Aksi melibatkan massa ini berlangsung di Kantor Bupati, Jl Lanto Dg Pasewang, Kecamatan Binamu, Jeneponto.

Seperti yang terlihat siang tadi. Puluhan massa yang mengatas namakan diri gerakan masyarakat Bontorannu meminta bupati copot Plt lurah Bontorannu, Kamis (5/9/2019) siang.

Disdukcapil Pangkep Luncurkan Kartu Identitas Anak

Tiga Perwira Polres Barru Digeser, Kasat Narkoba Dijabat Iptu Aswan Habi

Traffic Light di Bulukumba Tak Berfungsi, Kadis Perhubungan: Vouchernya Mungkin!

Sebelumnya, Senin (2/9/2019), puluhan aktivis yang mengatasnamakan diri Fraksi peduli keadilan melakukan unjuk rasa.

Fraksi peduli keadilan yang terdiri dari aktivis HMI, PMII, HPMT dan PPI menilai bupati Jeneponto gagal memberantas korupsi di kabupaten berjuluk butta turatea itu.

Selanjutnya, Selasa (3/9/2019) siang, puluhan massa dari kalangan aktivis, forum massa dan ibu-ibu kembali melakukan unjuk rasa di kantor bupati Jeneponto.

Puluhan massa yang unjuk rasa dan nyaris ricuh ini, meminta bupati Jeneponto mencopot Kadis Koperasi yang diduga melakukan pelecehan terhadap stafnya.

Liga 3 Zona Sulsel, Bupati Bone Lepas Tim Persibone

Peduli Perkembangan Digital Indonesia, Kafegama Gelar IFF 2019

Bupati Mamuju Terima Kunjungan Silaturahim IKA Pimnas di Sapota

Dari ketiga aksi unjuk rasa ini, Bupati Jeneponto dua periode itu seakan tutup mata.

Pasalnya unjuk rasa yang masif ini, bupati Jeneponto dua periode tak pernah menemui dan memberi solusi kepada para pengunjuk rasa.

Warga menilai aksi unjuk rasa yang masih terjadi pekan ini, menandakan pemerintah daerah gagal membangun komunikasi.

"Kita cukup prihatin dengan aksi yang sering terjadi pekan ini di kantor bupati," kata warga Jamal.

"Ini bukti pemerintah gagal membangun komunikasi dengan masyarakat yang tak dapat merangkul, dan memberikan solusi atas keresahan yang ada di Butta Turatea," pungkasnya.

Aksi massa yang terjadi di kabupaten Jeneponto ini terus mendapat pengawalan dari aparat keamanan Polres Jeneponto.

Laporan Wartawan TribunJeneponto.com @ikbalnurkarim

Langganan berita pilihan
tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved