5 September dalam Sejarah: Mandala Air Meledak, 149 Orang Tewas Termasuk Gubernur Sumut, 18 Selamat

Hari ini, tepat 14 tahun lalu, Pesawat Mandala Air dengan nomor penerbangan RI-091 mengalami kecelakaan pada Senin pagi, 5 September 2005.

5 September dalam Sejarah: Mandala Air Meledak, 149 Orang Tewas Termasuk Gubernur Sumut, 18 Selamat
www.kampusdigital.com via Tribunnews.com
Mandala Airlines Penerbangan RI 091 merupakan sebuah pesawat Boeing 737-200 milik Mandala Airlines yang jatuh di kawasan Padang Bulan, Medan, Indonesia pada 5 September 2005. Kecelakaan ini terjadi saat pesawat sedang lepas landas dari Bandara Polonia Medan. 

TRIBUN-TIMUR.COM - 5 September dalam Sejarah: Mandala Air Meledak, 149 Orang Tewas Termasuk Gubernur Sumut, 18 Selamat

Hari ini, tepat 14 tahun lalu, Pesawat Mandala Air dengan nomor penerbangan RI-091 mengalami kecelakaan pada Senin pagi, 5 September 2005.

Harian Kompas, 6 September 2005 mencatat, pesawat jenis Boeing 737-200 tersebut jatuh dan meledak di Jalan Jamin Ginting, kawasan Padang Bulan, Kota Medan, Sumatera Utara sesaat setelah lepas landas dari Bandara Polonia pada pukul 10.06.

Menebak Sosok R Pengirim Bunga untuk Luna Maya, Ariel Noah atau Reino? Pakar Grafologi Sebut 1 Nama

16 Kasus Nikita Mirzani Mandek di Polda, Elza Syarief: Dia Informan Polisi Tangkap Artis Narkoba

Janji Bayar Utang Justru Rudapaksa Wanita Muda hingga Alat Vital Terluka, Saiful Dicakar Istri Sah

LENGKAP 9 Syarat, 5 Dokumen, Alur Daftar & Besaran Gaji Terbaru, Pendaftaran CPNS 2019 Bulan Depan

Lowongan Kerja BUMN Telkom Group, Lulusan S1, Penempatan Regional I-VII, Cek Syarat & Link Daftar

Kisah KKN Desa Penari Lengkap Versi Widya & Nur, Reaksi SimpleMan Soal Viral Foto Disebut Sosok Bima

"Awalnya terdengar deru keras pesawat. Hanya sesaat, tiba-tiba terdengar ledakan keras dari arah bandara. Belum sempat berpikir apa yang terjadi, saya melihat badan pesawat Mandala yang dibalut bunga api meluncur deras tak karuan dari arah landasan dan jatuh persis di sisi kanan jalur Jalan Jamin Ginting," ujar salah satu warga, Ana boru Tarigan.

Ia melanjutkan, serpihan yang disertai bunga api tersebut beterbangan ke mana-mana dan berhamburan di Jalan Jamin Ginting, atau sekitar 100 meter dari Pasar Pagi Padang Bulan.

Akibatnya, tak hanya penumpang dan awak pesawat yang turut menjadi korban, warga yang berada di sekitar lokasi kejadian juga meninggal di lokasi.

Para korban terdiri dari penghuni rumah, pemilik warung, pengayuh becak, serta pejalan kaki. Kejadian ini menewaskan 149 orang termasuk penumpang dan awak serta 50 orang warga di sekitar lokasi kejadian.

Sementara 18 orang penumpang dinyatakan selamat.

Di antara penumpang pesawat yang tewas, tercatat Gubernur Sumatera Utara yang menjabat kala itu, Tengku Rizal Nurdin juga menjadi korban.

Tengku Rizal awalnya akan menghadiri rapat para gubernur dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Halaman
123
Editor: Sakinah Sudin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved