Gegara Tower Roboh di SDN 240 Baddo-Baddo Maros, Seorang Murid Masih Dirawat di Rumah Sakit
Pasalnya, tower roboh menimpa bangunan sekolah yang berada di Desa Baji Mangngai, Kecamatan Mandai, Maros tersebut.
Penulis: Amiruddin | Editor: Ansar
TRIBUN-MAROS.COM, MANDAI - Kasus robohnya tower salah satu provider di SDN 240 Baddo-Baddo, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Selasa (13/8/2019) lalu, menyita perhatian.
Pasalnya, tower roboh menimpa bangunan sekolah yang berada di Desa Baji Mangngai, Kecamatan Mandai, Maros tersebut.
Bukan hanya itu, sejumlah murid yang tengah berlatih paduan suara menyambut 17 Agustus, mengalami luka-luka.
Buat Netizen Indonesia Geger hingga Masuk Google Trends, Apa itu Kontool? Ternyata ini Fungsinya
Jarang Terlihat, Kemana Bayu Gatra? Ini Kata Media Officer PSM
NU Makassar: Kenaikan Iuran BPJS Bukan yang Ditunggu Masyarakat di Periode Kedua Jokowi
Beberapa di antaranya dilarikan ke RS Dodi Sarjito milik TNI AU, akibat luka yang dialaminya.
Bahkan murid yang terluka parah, terpaksa dirujuk ke RSUP Wahidin Sudirohusodo, Kota Makassar.
Kepala SDN 240 Baddo-Baddo, Nurmiati, mengatakan hingga hari ini masih ada seorang muridnya yang dirawat di RSUP Wahidin Makassar.
Murid tersebut bernama Khodijah Rafa Nur.
"Kondisinya saat ini sudah baikan. Rencana besok atau lusa sudah bisa keluar dari rumah sakit," kata Nurmiati, kepada tribun-maros.com, Selasa (3/9/2019).
Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Maros, Takdir.
Buat Netizen Indonesia Geger hingga Masuk Google Trends, Apa itu Kontool? Ternyata ini Fungsinya
Jarang Terlihat, Kemana Bayu Gatra? Ini Kata Media Officer PSM
NU Makassar: Kenaikan Iuran BPJS Bukan yang Ditunggu Masyarakat di Periode Kedua Jokowi
Menurut Takdir, kondisi Khodijah Rafa Nur saat ini dalam tahap penyembuhan.
Ditambahkan Takdir, semua biaya pengobatan Khodijah Rafa Nur dan murid lainnya, ditanggung oleh pemilik tower, yakni PT Permata Karya Perdana (PKP).
"Gedung sekolah yang rusak, juga akan dibangunkan oleh pemilik tower," ujarnya.
Takdir berharap, tak ada lagi insiden serupa yang menimpa sekolah dan murid.
Termasuk tidak ada lagi tower yang dibangun di sekitar sekolah.
Pantauan tribun-maros.com, Selasa sore, lokasi berdirinya tower tersebut, masih dipasangi police line atau garis polisi.
Kasus robohnya tower tersebut, saat ini diketahui masih bergulir di Polres Maros.
Polres Maros telah memeriksa 15 saksi, yang diduga mengetahui kasus tersebut.
Termasuk pihak PT XL selaku penyewa, dan penyedia tower, yakni PT PKP, PT Mandau, dan PT Hilal.
Hingga saat ini, Polres Maros masih menunggu hasil uji Laboratorium Forensik (Labfor) Polri Cabang Makassar.
Sementara itu, aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut telah normal seperti sebelumnya.
Laporan Wartawan Tribun Timur, @amir_eksepsi
Langganan berita pilihan
tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kondisi-terkini-tower-roboh-di-sdn-240-baddo-baddo-maros-hari.jpg)