Setwan Makassar Undang Tersangka Rachmat Taqwa, Kompol Diari: Belum Diizinkan

Diketahui, Rachmat ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar sekitar pukul 00.30 wita di rumahnya, Jalan Barukang II, Makassar.

TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Wajah Legislator Terpilih Makassar yang ditangkap kasus narkoba 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar terpilih dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Rachmat Taqwa Quraisy (29) tetap mendapat undangan pelantikan dari Sekretariat DPRD Makassar.

Peraih 4.432 suara pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 di Dapil II Makassar, meliputi Kepulauan Sangkarrang, Bontoala, Ujung Tanah, Tallo dan Wajo itu mendapat undangan.

Karena Setwan Makassar belum mendapat perubahan Surat Keputusan (SK) atau pergantian nama.

"Rachmat dapat undangan berdasarkan SK Gubernur dari hasil pleno KPU. Sampai sekarang sekretariat DPRD belum menerima perubahan SK atau pergantian nama,"kata Kasubag Humas DPRD Makassar Taufiq Nadsir, Sabtu (31/8/2019).

"Sehingga pihak sekretariat DPRD masih mengundang Rachmat sesuai PKPU dan Undang-undang," lanjut dia.

Diketahui, Rachmat ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar sekitar pukul 00.30 wita di rumahnya, Jalan Barukang II, Makassar.

Hingga kini, Rachmat Taqwa masih ditahan di sel tahanan Satuan Narkoba Polrestabes Makassar.

"Jika tidak ada perubahan sampai hari H (pelantikan), maka Rachmat akan diambil sumpahnya bersama 49 legislator lainnya oleh Ketua Pengadilan Negeri Makassar," kata Taufiq.

Sebelumnya, Caleg terpilih DPRD Makassar, Rachmat Taqwa Quraisy (29), belum diijinkan mengikuti pelantikan 9 September, nanti.

Rachmat belum bisa mengikuti pelantikan bersama 49 anggota DPRD Kota Makassar terpilih karena masih ditahan di sel tahanan narkoba Mapolrestabes Makassar.

Rachmat, oknum anggota DPRD Makassar terpilih periode 2019-2024 ditahan penyidik Polrestabes Makassar, karena menguasai dan positif menggunakan narkotika jenis sabu.

"Yang bersangkutan masih kami amankan. Iya, belum diizinkan karena suratnya belum masuk ke penyidik," kata Kasat Resnarkoba Polrestabes Kompol Diari Astetika kepada Tribun belum lama ini. (*)

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Abdul Azis
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved