Kisah KKN di Desa Penari Viral, Benarkah Lokasinya di Jawa Timur? Ini Klarifikasi Akun SimpleMan

Kisah enam mahasiswa yang menjalani Kuliah Kerja Nyata atau KKN di Desa Penari semakin viral di media sosial. Akun SimpleMan beri klarifikasi

Kisah KKN di Desa Penari Viral, Benarkah Lokasinya di Jawa Timur? Ini Klarifikasi Akun SimpleMan
Kolase Twitter SimpleMan
Kisah KKN di Desa Penari Viral, Benarkah Lokasinya di Jawa Timur? Ini Klarifikasi Akun SimpleMan 

Kisah mahasiswa KKN di Desa Penari Viral di Media Sosial, Benarkah Lokasinya Ada di Jawa Timur?

Tonton Klarifikasi Akun SimpleMan di Kanal YouTube Raditya Dika

TRIBUN-TIMUR.COM-Kisah enam mahasiswa yang menjalani Kuliah Kerja Nyata atau KKN di Desa Penari semakin viral di media sosial.

Kisah KKN di Desa Penari ini pertama kali ditulis akun Twitter SimpleMan @SimpleM813786523.

Meski bukan pertama kali menulis kisah horor, namun kisah KKN di Desa Penari ini menyita perhatian masyarakat.

Kisah "KKN di Desa Penari" menarik perhatian publik setelah cerita tersebut berakhir kematian dua mahasiswa yang terlibat.
Bukan hanya itu, cuitan yang ditulis selama 11 hari itu juga menunjukkan teka-teki daerah yang ada di Pulau Jawa.

Akun tersebut menjelaskan kejadian yang dituliskannya berdasarkan kisah nyata mahasiswa KKN di sebuah desa terpencil yang disebutnya Desa Penari.

KONDISI Terkini Jayapura Papua, Instruksi Presiden Jokowi hingga Wiranto Sebut Sosok Penumpang Gelap

Selama 5 Tahun Misem Hidup dalam Bayangan Ancaman Dibunuh Anak-anaknya, 3 Anak Lain Sudah Dibantai

Baca: Inilah Foto-foto Istri Pertama Pupung Sadili,Tulis Pesan ini untuk Dana Sebelum Dibunuh Aulia Kesuma

Penulis menyebutkan meski berdasarkan kisah nyata namun ia tak mau menyebut lokasi dimana kejadian tersebut.

Begitu juga nama-nama mahasiswa KKN yang disamarkannya.

Diceritakan ada 6 mahasiswa yang berasal dari sebuah perguruan tinggi di Kota S melakukan KKN di sebuah daerah terpencil yang berada di kawasan timur Provinsi Jawa Timur di akhir tahun 2009.

Dialog dalam cerita tersebut yakni Bahasa Jawa selain itu penulis juga menyertakan terjemahannya dalam Bahasa Indonesia.

Halaman
1234
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved