Dosen Unimerz dan UMMA Kolaborasi Gelar PKMS di SD Kacak

PKMS dilaksanakan di SD Kartika XX-1 Kota Makassar yang terletak di tengah kota Makassar yang beralamatkan di Jl. Dr. Ratulangi No. 57 Mamajang Luar

Dosen Unimerz dan UMMA Kolaborasi Gelar PKMS di SD Kacak
Haeruddin/AE
Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) yang dilaksanakan oleh Nurhadifah Amaliyah, S.Pd., M.Pd yang merupakan Dosen dari Universitas Megarezky, Isnaeni Wahab, S.Pd., M.Pd dari Universitas Muslim Maros dan Nurfadilah mahasiswa PGSD Universitas Megarezky, di SD SD Kartika XX-1 Kota Makassar. 

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM, - Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) adalah sebuah program yang dibiayai oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi yang dilaksanakan setiap tahunnya. 

Tujuan PKMS adalah agar para peneliti dari kalangan dosen dapat lebih termotivasi dan aktif berkontribusi secara nyata dalam peningkatan daya saing bangsa. Salah satu kontribusi PKMS yang diajukan di tahun 2018 dengan judul Edukasi Guru Sd Dalam Penulisan Buku Cerita Berbasis Budaya Bugis Makassar. 

Nurhadifah Amaliyah mengatakan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi karena cerita anak berbasis budaya bugis makassar sudah hampir punah dan kurangnya pelaksanaan pelatihan guru dalam penulisan buku cerita anak berbasis budaya lokal yang memuat pesan-pesan moral. 

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan oleh Nurhadifah Amaliyah, S.Pd., M.Pd yang merupakan Dosen dari Universitas Megarezky, Isnaeni Wahab, S.Pd., M.Pd dari Universitas Muslim Maros dan Nurfadilah mahasiswa PGSD Universitas Megarezky.

Nurhadifah mengatakan, Jumat (30/8/2019), PKMS dilaksanakan di SD Kartika XX-1 Kota Makassar yang terletak di tengah kota Makassar yang beralamatkan di Jl. Dr. Ratulangi No. 57 Mamajang Luar Kecamatan Mamajang Kota Makassar Privinsi Sulawesi Selatan.

Kepala Sekolah bernama Drs. Syahrun, M.Pd dan Jumlah peserta sebanyak 12 guru yang diberikan edukasi berupa pengetahuan, pelatihan dan pendampingan kepada guru kelas dalam hal pengetahuan tentang penulisan buku cerita berbasisi budaya makassar dan melatih dalam pembuatan buku cerita berbasis budaya dengan penerapan pesan-pesan moral di setiap cerita dan memotivasi guru kelas untuk dapat menerapkan ilmu pengetahuan. 

Kegiatan ini mulai dilaksanakan pada Tanggal 19 Juni 2019 dan melakukan pendampingan sampai bulan Agustus 2019. Metode yang digunakan adalah metode ceramah/tanya jawab, demontrasi, dan pendampingan. 

Hal tersebut untuk mendukung kegiatan ini dan diharapkan keberhasilan program edukasi ini. Selanjutnya Isnaeni Wahab menjelaskan secara lebih rinci mekanisme kegiatannya yaitu (1) Ceramah dan Tanya Jawab merupakan Metode dilakukan untuk menjelaskan tentang materi terkait penulisan, cerita anak, budaya bugis Makassar dan literasi di sekolah.

Adapun pemateri yaitu Hamzari Hafid, S.Pd., M.Pd dan Musdalifa, S.Pd., M.Pd. (2) Demonstrasi, Metode ini digunakan untuk menjelaskan suatu proses kerja secara bertahap sehingga dapat memberi kemudahan bagi peserta dan dapat mengamati secara cermat proses pembuatan cerita anak dan merevisi cerita anak yang berbasis budaya bugis makassar.

Selanjutnya (3) Pelatihan / Praktik Penulisan. Pada metode ini peserta mempraktikkan pembuatan buku cerita anak dengan bimbingan tim pelaksana sehingga peserta dapat merampungkan cerita anak dengan baik.

Selanjutnya dilakukan pendampingan praktek penulisan buku cerita berbasis budaya bugis Makassar. Output yang diharapkan dari kegiatan PKMS ini adalah dimana setiap peserta dalam hal ini guru yang terlibat menghasilkan revisi cerita anak berbasis budaya bugis Makassar yang telah ada.

Selanjutnya, tim PKMS melakukan proses penyuntingan dan evaluasi penulisan buku cerita berbasis budaya bugis Makassar dan menghasilkan 1 prodak berupa buku cerita anak berbasis budaya Bugis-Makassar.(*)

Penulis: Alfian
Editor: Ridwan Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved