Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Direktur Kompak Barru Soal Ambruknya Pasar Ajjakkang

Menurut Harisman, bangunan pasar tradional Ajjakkang yang ambruk bukan hanya pada bagian papan nama.

Penulis: Akbar | Editor: Syamsul Bahri
akbar/tribunbarru.com
Direktur Kompak Barru, Harisman. 

TRIBUNBARRU. COM, SOPPENG RIAJA - Direktur Komunitas Masyarakat Anti Korupsi (Kompak) Indonesia Barru, Harisman mempersoalkan bangunan pasar tradisonal yang ambruk.

Menurut Harisman, bangunan pasar tradional Ajjakkang yang ambruk bukan hanya pada bagian papan nama.

Kejari Maros Rahasiakan Status Camat Simbang, Ada Apa ?

Rombongan TAPD Bulukumba Berkunjung ke Bali, Ketua PMII: Dalam Rangka Apa Ya?

Foto-foto Geovanni Kelvin Anak Aulia Kesuma yang Bunuh Dana Teman Sekolah Al Ghazali, Tidak Disangka

KKN di Desa Penari, 14 Mahasiswa Alami Kisah Horor Viral di Twitter hingga 6 Orang Tewas

Politisi Golkar Pimpin Ketua DPRD Pangkep, Wakilnya dari Nasdem

Akan tetapi juga rusak pada atap pasar tersebut tepatnya bangunan di sisi bagian selatan.

"Saya sudah kroscek di lapangan, atap pasar Ajjakkang di bagian sisi selatan juga ambruk," kata Harisman kepada TribunBarru.com, Kamis (29/8/2019).

Diketahui, pasar tradisional Ajjakkang dibangun pada akhir 2017 lalu.

Dana yang digunakan sebesar Rp 5 Miliar.

Namun hanya berselang kurang lebih setahun setelah diresmikan, bagian atap sudah ambruk.

Atas hal itu, Harisman pun mencurigai pengerjaan bangunan pasar tradisional tersebut tidak sesuai dengan RAB.

"Bagaimana mungkin bangunan yang belum lama didirikan sudah ambruk. Kami akan menyurat ke Kejati Sulsel untuk menindaklanjuti kasus ini," katanya.

Lanjut Harisman, ambruknya bangunan bukan murni karena terjangan angin kencang.

Sebab, di sekitar pasar tradional tersebut tak satupun rumah yang mengalami kerusakan.

Direktur Kompak Barru, Harisman.
Direktur Kompak Barru, Harisman. (akbar/tribunbarru.com)

"Seandainya ini karena bencana angin kencang, tentu rumah yang lain di sekitarnya juga ikut rusak tapi kenyatannya kan tidak," katanya.

Untuk itu, Harisman menyatakan, Kompak akan melaporkan kasus ini ke Kejati Sulsel dalam waktu dekat.

"Datanya kami akan selesaikan dulu lalu menyurat secepatnya ke Kejati Sulsel, karena dengan kejadian ini bisa saja ada indikasi korupsi di dalamnya," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, papan nama pasar Ajjakkang Barru ambruk.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved